Pemkab Sumenep Bakal Aktifkan Kembali Pasar Hewan Rubaru dan Dasuk

- Penulis

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di salah satu pasar hewan di Sumenep.(Foto: Hayat/warta9.co.id)

Suasana di salah satu pasar hewan di Sumenep.(Foto: Hayat/warta9.co.id)

SUMENEP, warta9.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, berupaya menghidupkan kembali aktivitas di pasar hewan Rubaru dan Dasuk setelah lama tidak beroperasi.

Salah satu strategi inovatif yang akan dilakukan adalah memberikan insentif transportasi bagi komunitas pedagang sapi agar mereka kembali berjualan di pasar tersebut.

“Kami akan mengganti ongkos transportasi selama tiga kali pasaran awal untuk mendorong mereka datang kembali,” kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumenep, Moh. Ramli. Kamis, (6/2/2025).

Baca juga  Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Tuntut Pecat Oknum Dosen Asusila

Insentif tersebut akan diberikan kepada komunitas pedagang sapi dengan sistem per mobil, bukan per individu, dengan kisaran Rp150.000 hingga Rp200.000 per perjalanan. Dana untuk program ini bersumber dari APBD.

Baca juga  10 Tahun Kiem Hakieman Bantu Warga Akses Keuangan lewat BRILink

Langkah ini sebelumnya sempat tertunda akibat merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Namun, dengan situasi yang mulai membaik, program ini akan segera dijalankan untuk memastikan pasar kembali ramai dan aktivitas perdagangan sapi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan komunitas pedagang sapi, tinggal mengatur momentum yang tepat. Harapannya, setelah tiga kali pasaran dengan dukungan ini, pasar bisa kembali ramai dan berjalan secara mandiri,” tambahnya.

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Minta Peningkatan PAD Tidak Memberatkan Masyarakat

Dengan adanya strategi ini, Pemkab optimistis pasar hewan di Dasuk dan Rubaru akan kembali menggeliat dan memberikan manfaat ekonomi bagi para pedagang serta masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
Bappeda Sumenep Susun Peta Jalan Baru untuk Pacu Ekonomi Daerah
Pemilik Toko di Sampang Klaim Rokok Ilegal Dibeli dari Oknum Pegawai Kejaksaan
Libur Sekolah Dimanfaatkan BGN untuk Benahi Program MBG, Fokus pada Data dan Kualitas Layanan
Sidang Dugaan Penyalahgunaan SK Pensiun di Sumenep Makin Terkuak, Nama Internal BRI Mulai Terseret
Inflasi Sumenep Tertinggi di Jatim, BPS: Emas Perhiasan dan Beras Jadi Pemicu
Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Bappeda Sumenep Susun Peta Jalan Baru untuk Pacu Ekonomi Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:45 WIB

Pemilik Toko di Sampang Klaim Rokok Ilegal Dibeli dari Oknum Pegawai Kejaksaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:01 WIB

Libur Sekolah Dimanfaatkan BGN untuk Benahi Program MBG, Fokus pada Data dan Kualitas Layanan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Sidang Dugaan Penyalahgunaan SK Pensiun di Sumenep Makin Terkuak, Nama Internal BRI Mulai Terseret

Berita Terbaru