Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Sumenep Terancam 15 Tahun Penjara

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pencabulan dan persetubuhan terhadap anak tiri di Sumenep. (Foto: Istimewa)

Pelaku pencabulan dan persetubuhan terhadap anak tiri di Sumenep. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, warta9.co.id – Seorang pria berinisial S (43), warga Desa Lombang, Kecamatan Gili Genting, Sumenep, Jawa Timur, terancam hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp. 5 miliar.

Ia tega mencabuli dan menyetubuhi anak tirinya inisial WS (12). Akibat perbuatannya, ia dijerat pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Karena pelaku merupakan orang tua tiri korban hukumannya akan ditambah sepertiga dari ancaman pidana,” kata Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. Rabu, (26/2/2025).

AKP Widi menambahkan, kasus ini terungkap setelah ibu korban, A (47), melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Sumenep pada (17/2) lalu.

Baca juga  Pemkab Sumenep Segera Tetapkan Perbup Penyesuaian HET LPG 3 Kg

Laporan tersebut tertuang dalam LP/B/91/II/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, pencabulan tersebut terjadi pada tahun 2023 di rumah korban saat ibu korban berada di warung miliknya,” ungkap AKP Widi.

Dalam melakukan aksinya, kata AKP Widi, pelaku menjanjikan uang Rp50.000 kepada korban serta mengancam akan membunuhnya jika berani melapor.

Kejahatan ini baru terbongkar setelah korban berani mengungkapkan kejadian yang dialaminya kepada ibunya.

Pelaku Ditangkap di Pondok Pesantren Malang

Setelah menerima laporan, Tim Unit Resmob Polres Sumenep bekerja sama dengan Unit VI Siber Polres Malang untuk memburu pelaku.

Baca juga  Remaja 15 Tahun di Sumenep Tewas Akibat Ledakan Tabung Gas

Pada Senin, (24/2), pukul 22.30 WIB, tim berhasil menangkap pelaku di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

“Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit ponsel merek Infinix berwarna hitam milik pelaku. Setelah dilakukan interogasi, S mengakui semua perbuatannya terhadap korban,” bebernya.

Selain ponsel, barang bukti lain yang diamankan adalah hasil visum et repertum serta pakaian korban yang digunakan saat kejadian.

Baca juga  Kejari Sumenep Diduga Main Mata Soal Kasus Pengrusakan Lahan di Desa Badur

Hukuman Berat untuk Pelaku Kejahatan Terhadap Anak

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Agus Rusdiyanto, menegaskan bahwa kasus ini akan diproses secara hukum hingga pelaku mendapatkan hukuman setimpal.

“Kami akan memastikan pelaku mendapat hukuman sesuai ketentuan yang berlaku. Kejahatan terhadap anak adalah pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.

Saat ini, pelaku ditahan di Mapolres Sumenep untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan segala bentuk kekerasan terhadap anak agar bisa segera ditindaklanjuti.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga
Polisi Gerebek Toko di Pasongsongan, Pria Diduga Pakai Sabu Diamankan
Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB