Mengaku Petugas PLN Sumenep Diduga Ancam Warga Korban Penipuan

- Penulis

Minggu, 20 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, WARTA9 – Nama Beni, yang sebelumnya disebut-sebut oleh Jailani sebagai teman Dani, oknum yang mengaku sebagai pegawai PLN Sumenep, kembali berulah.

Dugaan penipuan bermodus petugas PLN yang merugikan Jailani, warga Desa Lapataman, Kecamatan Dungkek, hingga kini belum menemukan titik terang.

Dalam keterangannya, Jailani mengaku dihubungi oleh seseorang bernama Beni, yang mengklaim sebagai petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) dari PLN.

Dalam rekaman suara yang diterima redaksi, terdengar pria yang diduga Beni menekan Jailani agar segera menyelesaikan pembayaran.

Baca juga  Kuasa Hukum Bang Alief Soroti Cacat Prosedur Penanganan Kasus Dugaan Korupsi oleh Tipikor Polres Sumenep

“Assalamualaikum Pak, saya dari PLN. Gimana untuk kelanjutannya? Sampeyan mau ke PLN atau saya yang ke sana bersama pimpinan?,” ucap suara dalam rekaman dengan nada intimidatif, Minggu (21/4/2025).

Tak hanya itu, Beni juga mengancam akan mendatangi rumah Jailani bersama Kepala PLN Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah. Aksi ini membuat Jailani merasa tertekan dan tidak aman.

Baca juga  Pemilik Tambak di Sumenep Jadi Korban Penipuan Oknum Petugas PLN

Ironisnya, hingga kini PLN Sumenep dinilai belum mengambil langkah tegas atas dugaan tersebut. Jailani mengaku belum mendapat kejelasan atau perlindungan dari instansi terkait, sehingga publik menilai PLN seolah lepas tangan terhadap pelanggaran yang mengatasnamakan institusi mereka.

Saat dikonfirmasi, Kepala PLN Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, membantah telah menginstruksikan bawahannya untuk menghubungi atau mendatangi Jailani.

“Saya sudah tegaskan kemarin, saya akan bertemu dengan Jailani besok, Senin (21/4/2025). Saya tidak pernah memerintahkan anak buah saya untuk menghubungi Jailani, apalagi harus mendatangi rumahnya. Tidak ada itu,” tegas Pangky kepada MaduraPost.

Baca juga  Menyelamatkan Reputasi, Gaya Lembut PLN Redam Dugaan Kasus Manipulasi kWh Meter di Sumenep

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan pemerasan berkedok petugas PLN.

Warga berharap PLN tidak hanya mengelak, melainkan bertindak tegas untuk menjaga nama baik institusi dan melindungi pelanggan.

“Ketemu besok saja, saya masih ada acara,” singkat Pangky sebelum akhirnya menutup telpon pewarta.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru