Ketua DPRD Sumenep Puji Festival Ojhung: Tradisi Leluhur yang Tak Boleh Punah

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (baju putih) saat menghadiri Festival Ojhung 2025 di Pantai Badur, Kecamatan Batu Putih. (Foto Dok. Warta9)

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (baju putih) saat menghadiri Festival Ojhung 2025 di Pantai Badur, Kecamatan Batu Putih. (Foto Dok. Warta9)

Sumenep, warta9.co.id– Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran Festival Ojhung 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep di Pantai Badur, Kecamatan Batuputih. Sabtu, (17/5/2025).

Festival budaya yang digelar ini dinilai sebagai bentuk nyata upaya pelestarian tradisi lokal di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat.

Menurut H. Zainal Arifin, pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan Sumenep, Festival Ojhung bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan simbol kuat budaya leluhur yang perlu terus dirawat dan dikenalkan kepada generasi muda.

Baca juga  Viral! Ketua DPRD Sumenep Terima Bunga dari Mahasiswa Saat Aksi Damai, Netizen: Pemimpin yang Patut Dicontoh

“Festival Ojhung ini adalah langkah konkret mempertahankan budaya warisan nenek moyang kita. Kegiatan seperti ini sangat penting agar generasi muda tidak melupakan akar budayanya sendiri,” ujar pria yang akrab disapa Ji Sinal itu.

Baca juga  Festival Paseser 2026 Siap Digelar di Pasongsongan, Hadirkan 757 Penari Tongtong dan Bazar UMKM Pesisir

Ia juga mengapresiasi lokasi penyelenggaraan festival yang digelar di kawasan pesisir, tepatnya di Pantai Badur, yang dinilainya strategis untuk menggabungkan keindahan alam dan kekayaan budaya dalam satu panggung atraksi wisata budaya.

Festival Ojhung sendiri merupakan pertunjukan tradisional khas Madura, di mana dua pria saling berhadapan dalam adu ketangkasan menggunakan rotan, yang biasanya diiringi dengan musik tradisional dan dihadiri oleh warga dari berbagai penjuru.

Baca juga  Lewat Festival Ketupat 2025, Cara Pemkab Sumenep Jaga Tradisi Leluhur

Ji Sinal berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut setiap tahun dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat serta menjadi agenda budaya unggulan Kabupaten Sumenep.

“Mari kita rawat budaya kita bersama. Ojhung adalah cermin semangat, keberanian, dan nilai luhur masyarakat Madura,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Sae Rassa Restaurant Hadirkan Live Music dan Promo Kuliner hingga November
MEC 2026, MAKN Kukuhkan Haji Her sebagai Penasihat Organisasi
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Sae Rassa Hadirkan Konsep Summer Forest di Madura Culture Festival
Festival Paseser 2026 Siap Digelar di Pasongsongan, Hadirkan 757 Penari Tongtong dan Bazar UMKM Pesisir
Tiga Hari Libur Panjang, Pengguna Commuter Line Wilayah Surabaya Capai 156 Ribu Orang
Rihlah Tadabbur Al-Qur’an Santri Futuhul Arifin: Harmoni Spiritual di Tepi Laut Ponjuk Talango

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Sae Rassa Restaurant Hadirkan Live Music dan Promo Kuliner hingga November

Sabtu, 19 September 2026 - 17:28 WIB

MEC 2026, MAKN Kukuhkan Haji Her sebagai Penasihat Organisasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:07 WIB

“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:18 WIB

Sae Rassa Hadirkan Konsep Summer Forest di Madura Culture Festival

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB