Kades Rajun Benarkan Pernikahan Terhalang Makkiyah dengan Hasan

- Penulis

Rabu, 30 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, WARTA9 – Kepala Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara tegas membenarkan adanya pernikahan warganya, Makkiyah, dengan seorang pria bernama Hasan, meski Makkiyah diketahui masih berstatus sebagai istri sah dari Achmad Zaini.

Pernikahan yang belakangan diketahui tanpa melalui proses cerai resmi ini sontak mengundang perhatian publik. Achmad Zaini, suami sah Makkiyah, mengaku sangat terpukul setelah mendengar kabar tersebut saat berada di Kalimantan Utara untuk menjemput anaknya yang sedang sakit. Menurut Zaini, ia telah memberikan nafkah berupa ATM dan perhiasan kepada istrinya sebelum berangkat.

Baca juga  Segera Disidang, Riyanto Bandar Narkoba Sumenep Terancam 20 Tahun Penjara

“Saya sudah ajak istri ikut, tapi dia bilang menunggu keberangkatan umroh kakeknya,” tutur Zaini. Sayangnya, saat ia dalam masa perawatan di Kalimantan akibat sakit, kabar mengejutkan datang, istrinya telah menikah lagi.

Kepala Desa Rajun, Jannatun, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya pernikahan tersebut. “Iya, iya benar,” ujarnya singkat namun tegas saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (30/4/2025).

Baca juga  Polisi Serius Ungkap Ledakan di Ambunten, Tim Gabungan Diterjunkan Lakukan Olah TKP

Jannatun menyayangkan bahwa tidak ada satu pun pihak dari keluarga Makkiyah maupun Hasan yang memberikan laporan atau izin ke pemerintah desa terkait pernikahan tersebut. “Ya, ndak ada, ndak ada yang pamit,” ucapnya.

Bahkan, dirinya baru mengetahui kabar pernikahan tersebut dari warga, setelah prosesi sudah berlangsung. “Nggak tahu saya, saya ndak diundang,” kata Jannatun.

Baca juga  Lakukan Pendalaman, Densus 88 Datangi Lokasi Ledakan di Ambunten

Terkait langkah yang akan diambil pemerintah desa terhadap pernikahan yang diduga melanggar aturan hukum dan agama ini, Kades Jannatun enggan memberikan banyak komentar.

Ia menyarankan agar dilakukan konfirmasi langsung secara tatap muka. “Kalau sampean pengen tahu lebih baik silaturrahim saja ke rumah, biar lebih jelas, kalau cuman lewat telepon kan gimana gitu,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga
Polisi Gerebek Toko di Pasongsongan, Pria Diduga Pakai Sabu Diamankan
Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB