Jenazah Pria 65 Tahun Ditemukan di Sumur di Lenteng, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Basarnas bersama personel Polres Sumenep dan warga mengevakuasi jenazah seorang pria dari dalam sumur di Dusun Bindung II, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Rabu (1/7/2026).

Petugas Basarnas bersama personel Polres Sumenep dan warga mengevakuasi jenazah seorang pria dari dalam sumur di Dusun Bindung II, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Rabu (1/7/2026).

SUMENEP, (WARTA9) – Penemuan sesosok jenazah di dalam sumur menggegerkan warga Dusun Bindung II, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Rabu (1/7/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui bernama SA’ENA (65), seorang petani asal Dusun Darusa Barat, Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng. Sebelumnya, ia dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Senin (29/6/2026), sehingga keluarga bersama warga berupaya mencarinya di sejumlah lokasi di sekitar desa, namun belum menemukan keberadaannya.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Lenteng Iptu Widianto menjelaskan, hilangnya korban pertama kali diketahui setelah ia meninggalkan rumah pada Senin pagi dan tidak kunjung kembali.

“Dua hari kemudian, warga mencurigai kondisi air salah satu sumur di Dusun Bindung II yang tiba-tiba berubah keruh. Setelah dilakukan pengecekan menggunakan senter ke dalam sumur, terlihat sesosok jenazah mengapung di permukaan air,” ujar Iptu Widianto.

Atas temuan tersebut, Kepala Desa Ellak Laok segera melaporkan kejadian itu melalui layanan darurat SilaPor 112. Tim Basarnas Kabupaten Sumenep bersama personel Polsek Lenteng, Satreskrim Polres Sumenep, Unit Identifikasi Polres Sumenep, Samapta Polres Sumenep, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Lenteng kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Baca juga  MYZE Hotel Sumenep Beri Diskon Khusus Pemilik KTP Madura, Menginap dan Kuliner Lebih Hemat

Setelah jenazah berhasil diangkat dari dalam sumur, petugas memastikan identitas korban sebagai SA’ENA, warga yang sebelumnya dilaporkan hilang. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Menurut keterangan keluarga, mereka menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memilih tidak dilakukan pemeriksaan medis maupun autopsi. Sikap tersebut juga dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa keluarga menerima kejadian itu sebagai kecelakaan dan takdir dari Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga  Suami di Pasongsongan Laporkan Istri ke Polisi, Diduga Berzina dan Nikah Lagi

Meski demikian, kepolisian tetap menjalankan prosedur penyelidikan. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Baca juga  Bappeda Sumenep Gandeng Tim Ahli UB Malang Sosialisasikan Penyusunan RPKD 2025-2029

Kapolsek Lenteng Iptu Widianto turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Apabila menemukan kejadian yang memerlukan penanganan darurat, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian atau layanan darurat yang tersedia agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.(*)

Penulis : Ratih

Editor : ZuhalieZ

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB