Duka di Simpang 3 Mastasek: Satlantas Polres Sumenep Ungkap Tabrak Lari yang Renggut Nyawa Pemuda 21 Tahun

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (WARTA9) – Malam itu, Jumat (8/8/2025), suasana Jalan Nasional di Simpang 3 Mastasek, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, masih ramai oleh lalu lalang kendaraan. Namun, dalam hitungan detik, ketenangan malam berubah menjadi duka. Seorang pemuda, MDE (21), warga Sumenep, terkapar tak berdaya setelah motornya, Honda C 70, dihantam keras mobil pickup L 300.

Bukan hanya benturan yang membuat peristiwa ini memilukan, tetapi juga kenyataan bahwa sang pengemudi, MS (40), warga Kecamatan Dasuk, memilih tancap gas meninggalkan korban. Tak ada bantuan, tak ada kepedulian. Korban akhirnya menghembuskan napas terakhir di RSUD Sumenep, sementara sepeda motornya ringsek tak berbentuk.

Baca juga  Bantuan Beras dan Minyak Goreng Disalurkan di Desa Soddara, KPM Terima Langsung di Balai Desa

Kabar duka ini langsung memantik respon cepat Unit Gakkum Satlantas Polres Sumenep. Tim bergerak di bawah komando Kasat Lantas, AKP Ninit Titis Dwiyani, S.E. Malam itu juga, olah TKP dilakukan, barang bukti diamankan, dan saksi-saksi dimintai keterangan. Rekaman CCTV dari sekitar lokasi menjadi petunjuk penting yang membawa penyidik pada jejak pelaku.

Baca juga  Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Penyelidikan dilakukan tanpa mengenal waktu. Dari lorong-lorong gelap hingga jalur lintas desa, petugas menyisir kemungkinan rute pelarian. Hingga akhirnya, Rabu (13/8/2025) dini hari, pencarian itu berakhir di Kecamatan Dasuk. Pelaku beserta pickup hitam yang digunakan saat kejadian berhasil diamankan tanpa perlawanan.

“Penyelidikan ini kami lakukan secara maraton. Kami pantau CCTV, telusuri saksi, dan kejar semua kemungkinan. Alhamdulillah, kerja keras tim membuahkan hasil,” ungkap AKP Ninit dengan nada lega.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasihumas AKP Widiarti, S.H., menegaskan bahwa tabrak lari adalah tindakan keji yang melanggar hukum dan nurani.

Baca juga  Sampah Menumpuk di Jembatan Pasar Bangkal, DLH Sumenep Dinilai Cuci Tangan

“Kecelakaan bisa terjadi pada siapa saja, tetapi meninggalkan korban tanpa pertolongan adalah pelanggaran kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu bertanggung jawab di jalan, karena nyawa tak bisa diganti dengan apapun,” tegasnya.

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Sementara itu, keluarga korban hanya bisa berharap agar kejadian serupa tak lagi merenggut nyawa orang-orang tercinta di jalanan.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB