Dua Hari Terombang-ambing di Laut, Enam Nelayan Pamekasan Selamat dari Maut

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi enam korban kecelakaan laut. (Foto: Dok. Warta9)

Proses evakuasi enam korban kecelakaan laut. (Foto: Dok. Warta9)

SUMENEP, WARTA9 – Enam orang nelayan asal Pamekasan, Jawa Timur, mengalami kecelakaan laut setelah kapal mereka tenggelam di sekitar perairan Pulau Giliyang, Sumenep.

Para korban terombang-ambing di laut selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di Perairan Dusun Nyamplong Ondung, Desa Kalikatak, Arjasa, Sumenep, pada Kamis (27/3/2025) pagi.

Korban yang berhasil dievakuasi adalah Moh Sai, Hosen, Ali Wafa, Askuryadi, Johari, dan Adnan. Lima dari enam korban merupakan warga Desa Sotabar dan satu orang warga Desa Tloto Raje Kecamatan Pasean, Pamekasan.

Baca juga  Warga Sumenep Kecam Layanan SPX Ekspedisi Buruk dan Merugikan

Kecelakaan bermula pada Senin (24/3/2025) pukul 15.00 WIB, saat kapal motor Bintang Sempurna yang dinakhodai Moh Sai berangkat dari Kalimantan Tengah menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

“Kapal tersebut mengangkut 220 m³ kayu gellam milik seorang pengusaha bernama Rusdi dari Desa Waru, Kecamatan Waru, Pamekasan,” kata Plt Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. Jumat, (28/3/2025).

Pada Selasa (25/3/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, kapal mengalami kerusakan pompa air sebanyak tujuh kali sebelum akhirnya tenggelam di perairan sekitar Pulau Giliyang, 23 mil dari bibir pantai.

Baca juga  Ekonomi Sumenep Tumbuh Positif, Ketua DPRD Beri Apresiasi

“Para korban berusaha menyelamatkan diri dengan mengikat kayu dan galon sebagai rakit, lalu bertahan di tengah laut selama dua hari dalam kondisi terombang-ambing oleh ombak besar,” tutur AKP Widi.

Kamis pagi pukul 07.30 WIB, seorang nelayan bernama Jupri warga Dusun Kalowang, Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, yang sedang melaut bersama rekannya Danil, melihat keenam korban melambaikan bendera di tengah laut.

Jupri dan Danil segera mendekati mereka menggunakan perahu motor Empat Saudara, lalu mengevakuasi korban ke rumah warga setempat, Mukaid, di Dusun Nyamplong Ondung.

Baca juga  Teras Masjid di Raas Ambruk, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Warga yang mengetahui kejadian ini segera melapor ke Polsek Kangean dan petugas yang dipimpin Kapolsek Kangean IPTU Datun Subagyo bersama empat personelnya langsung menuju lokasi.

“Setelah dievakuasi ke Puskesmas Arjasa korban dinyatakan dalam kondisi sehat secara fisik, meski mengalami trauma mental akibat insiden ini,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, nakhoda kapal, Moh Sai, menjelaskan bahwa kapal mereka tenggelam akibat kerusakan mesin dan hantaman gelombang laut. “Beruntung, keenam korban berhasil selamat dari kecelakaan maut ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga
Polisi Gerebek Toko di Pasongsongan, Pria Diduga Pakai Sabu Diamankan
Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep
Gemuruh Misterius dari Dalam Tanah Gegerkan Warga Sampang, BPBD Lakukan Penyelidikan
Pencarian Berakhir, Warga Giligenting yang Hilang di Laut Ditemukan Meninggal
Bupati Sumenep Kerahkan Layanan Darurat Usai KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Polisi Gerebek Toko di Pasongsongan, Pria Diduga Pakai Sabu Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Gemuruh Misterius dari Dalam Tanah Gegerkan Warga Sampang, BPBD Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru