DPRD Sumenep Desak Polres Segera Tangkap Riyanto, DPO Bandar Narkoba Dungkek

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, warta9.co.id – DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyoroti kinerja Polres setempat terkait penanganan kasus peredaran narkoba, khususnya dalam menangkap Riyanto, seorang bandar narkoba di Kecamatan Dungkek yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Anggota Komisi III DPRD Sumenep dari Dapil VI, H. Masdawi mendesak polisi agar segera menuntaskan kasus ini. Ia menilai lambannya upaya penangkapan Riyanto mencerminkan kurang optimalnya kinerja kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Polres Sumenep lamban sekali dalam menangani kasus ini. Riyanto masih bebas berkeliaran meski telah ditetapkan sebagai DPO. Penanganan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” tegas Masdawi saat dikonfirmasi, Selasa (28/1/2025).

Baca juga  35 Kg Sabu Temuan Nelayan Masalembu Diserahkan ke Polda Jatim

Masdawi juga mengkritik Polres Sumenep yang dinilai hanya fokus menangkap kasus-kasus kecil tanpa menuntaskan masalah peredaran narkoba secara menyeluruh. Menurutnya, selama bandar besar seperti Riyanto tidak ditangkap, peredaran narkoba di Sumenep akan terus tumbuh subur.

“Polres harus menuntaskan ini sampai ke akar-akarnya, bukan hanya menangkap pelaku kecil. Kalau terus seperti ini, bagaimana mungkin peredaran narkoba bisa diberantas?” tambahnya.

Ia mempertanyakan alasan Polres Sumenep yang menyebut Riyanto sebagai sosok yang “licin” sehingga sulit ditangkap. Menurut Masdawi, kepolisian harus memiliki strategi yang lebih baik dan tidak mudah menyerah.

Baca juga  Bandar Narkoba Riyanto Dituntut 6,5 Tahun Penjara

“Kalau terus bilang licin dan sulit ditangkap, mungkin sistem yang mereka gunakan perlu dievaluasi. Polisi harus menunjukkan keseriusan dan keberanian untuk menuntaskan kasus ini,” ujarnya.

Masdawi juga menekankan dampak buruk peredaran narkoba terhadap masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Dungkek. Ia berharap Polres Sumenep segera bertindak tegas untuk mengakhiri kasus ini.

DPRD Sumenep menegaskan, tidak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk terus menunda penangkapan Riyanto, mengingat urgensi pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.

Baca juga  Disbudporapar Sumenep Butuh Anggaran Tambahan untuk Percantik GOR A. Yani

“Kami mendesak Polres Sumenep agar lebih serius dan tidak setengah hati dalam menangani kasus Riyanto. Jika terus dibiarkan, narkoba akan merusak generasi muda kita,” pungkasnya.

Hingga kini, Polres Sumenep belum memberikan kejelasan kapan Riyanto akan ditangkap. Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., mengaku masih akan mengecek status Riyanto sebagai DPO.

“Masih akan kami cek lebih lanjut, banyak kasus yang ditangani Polres Sumenep,” ujar Widiarti melalui pesan WhatsApp baru-baru ini.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak
Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Siswi SMA di Pamekasan Melahirkan Bayi, Ayah Kandung Jadi Terduga
Polisi Gerebek Toko di Pasongsongan, Pria Diduga Pakai Sabu Diamankan
Senggolan Mobil Berujung Penganiayaan di Pasongsongan Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Sipropam Polresta Sumenep Periksa Sejumlah Pihak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Dunia Saat Praktik Renang di Sungai Nangka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB