Komdis STKIP PGRI Sumenep Panggil Oknum Dosen Terduga Asusila

- Penulis

Rabu, 26 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, WARTA9 – Kasus dugaan tindak asusila yang menyeret nama seorang dosen berinisial M di STKIP PGRI Sumenep, Jawa Timur, semakin memanas.

Komisi Disiplin (Komdis) kampus akhirnya turun tangan dan telah memanggil M serta istri sahnya, F, pada Rabu (26/3/2025) untuk mengungkap kebenaran di balik skandal ini.

Dalam klarifikasi tersebut, F mengungkap fakta mengejutkan. Ia membenarkan bahwa suaminya sudah dua kali terbukti berselingkuh.

Baca juga  STKIP PGRI Sumenep Resmi Pecat Oknum Dosen Terduga Asusila

Perselingkuhan pertama terjadi saat M kepergok warga sedang berduaan dengan seorang perempuan di sebuah rumah kosong di Kecamatan Gapura, Sumenep.

Mirisnya, alih-alih dihukum, M justru langsung dinikahkan dengan perempuan tersebut. Saat itu, anak sah dari pernikahannya dengan F masih berusia satu tahun.

Belum habis luka lama, F kembali harus menelan pil pahit. Perselingkuhan kedua terbongkar ketika M ketahuan berjalan berdua dengan seorang perempuan dari Kecamatan Dungkek di kawasan Tugu Keris, Kecamatan Pragaan, pada Senin (17/3/2025).

Baca juga  Disdik Sumenep Serukan Sekolah Sehat, Orang Tua Diminta Dukung Larangan Jajanan Kemasan

“Saya sudah dua kali mengalami ini. Mental saya benar-benar tertekan,” ungkap F dengan suara penuh emosi kepada media.

Sementara itu, M sendiri memilih bungkam. Saat dikonfirmasi sebelum klarifikasi, ia berjanji akan memberikan keterangan setelah proses dengan Komdis selesai.

Baca juga  Gus Islah Bahrawi Ajak Warga Pasongsongan Rawat Keberagaman

Namun, pasca klarifikasi, M justru menghilang dan tak lagi merespons upaya konfirmasi media.

Ketua Komisi Disiplin STKIP PGRI Sumenep, Moh. Fauzi, menegaskan bahwa proses klarifikasi telah selesai dan hasilnya sudah direkomendasikan kepada pimpinan kampus.

Keputusan akhir atas nasib M akan ditentukan dalam rapat pimpinan pada Jumat (28/3/2025). “Tunggu saja, pasti akan ada keputusan dari pimpinan,” tegas Fauzi.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak, Pelajar Diingatkan Jauhi Judi Online dan Bullying
KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Workspace, Tempat Nyaman untuk Kerja dan Belajar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:33 WIB

SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak

Senin, 14 September 2026 - 15:55 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak, Pelajar Diingatkan Jauhi Judi Online dan Bullying

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB