STKIP PGRI Sumenep Resmi Pecat Oknum Dosen Terduga Asusila

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, WARTA9 – STKIP PGRI Sumenep, Jawa Timur, mengambil langkah tegas dengan memberhentikan seorang dosen berinisial M yang diduga terlibat dalam kasus asusila.

Pemecatan tertuang dalam Surat Pemberhentian Dosen Nomor 85.1/SUM/B.2/STKIP PGRI/III/2025 yang ditandatangani oleh Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni, pada Kamis (27/03/2025).

Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan matang dalam rapat pimpinan.

“Kami telah menerima rekomendasi dari Komisi Disiplin dan langsung menggelar rapat untuk menentukan sanksi pemecatan terhadap yang bersangkutan,” ujarnya, Jumat (28/03/2025).

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Minta Peningkatan PAD Tidak Memberatkan Masyarakat

Surat pemberhentian tersebut telah disampaikan kepada PPLP PT PGRI Sumenep untuk proses administrasi lebih lanjut.

Asmoni menjelaskan bahwa meskipun keputusan pemecatan telah ditetapkan oleh satuan pendidikan, pengesahan akhir tetap berada di bawah wewenang yayasan penyelenggara.

“Pengangkatan dan pemberhentian dosen memang menjadi kewenangan badan penyelenggara, namun pertimbangannya tetap melalui rekomendasi dari satuan pendidikan,” jelasnya.

Baca juga  Bandar Narkoba Riyanto Dituntut 6,5 Tahun Penjara

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bersifat final dan tinggal menunggu proses administrasi di PPLP PT PGRI Sumenep, yang sempat tertunda karena libur lebaran.

Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep, Moh. Nurul Hidayatullah, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga benar-benar tuntas.

Menurutnya, dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh M merupakan pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi.

Baca juga  Jenazah Pria 65 Tahun Ditemukan di Sumur di Lenteng, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

“Kami akan terus mengawasi agar keputusan ini benar-benar dijalankan,” ucapnya.

Ia juga mendesak PPLP PT PGRI Sumenep untuk segera menandatangani persetujuan pemecatan tersebut tanpa ada penundaan.

Sebelumnya, Komisi Disiplin STKIP PGRI Sumenep telah melakukan pemanggilan terhadap M dan istrinya, F, untuk klarifikasi pada Rabu (26/03/2025).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Komisi Disiplin merekomendasikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada pimpinan kampus.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB