Disdik Sumenep Serukan Sekolah Sehat, Orang Tua Diminta Dukung Larangan Jajanan Kemasan

- Penulis

Selasa, 29 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra. (Foto: Dok. Warta9)

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra. (Foto: Dok. Warta9)

SUMENEP, WARTA9 – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyerukan kepada seluruh siswa untuk lebih selektif dalam memilih makanan, khususnya dengan menghindari konsumsi jajanan kemasan yang banyak dijual di sekitar sekolah.

Imbauan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan para siswa dari potensi bahaya makanan yang tidak terjamin keamanannya.

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, menekankan pentingnya kesadaran terhadap bahaya jajanan dalam kemasan. Ia mengingatkan bahwa makanan tersebut bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak-anak jika dikonsumsi tanpa pengawasan.

Baca juga  Ranting Fatayat NU Soddara 1 Gelar Pengajian Dalam Rangka Memperingati Isra' Mir'aj dan 1 Abad NU

“Sudah berkali-kali saya tekankan di berbagai forum pertemuan agar pihak sekolah lebih memperhatikan aktivitas siswa ketika membeli jajanan,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (29/4/2025).

Sebagai langkah konkret, Disdik telah menginstruksikan seluruh sekolah di wilayah Sumenep untuk melarang para pedagang berjualan di dalam lingkungan sekolah.

Baca juga  Skandal UNIBA Madura: Uang PDH Raib, Rektor Lepas Tangan?

Menurut Agus, larangan ini tidak hanya untuk melindungi kesehatan siswa, tetapi juga untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.

“Kebijakan ini bukan semata soal makanan, tapi juga berhubungan dengan kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar di sekolah,” jelasnya.

Baca juga  UNIBA Madura Diperiksa Polisi, Mahasiswa Korban Pelecehan Mengaku Ditekan

Agus juga mengingatkan bahwa keberhasilan upaya ini membutuhkan dukungan penuh dari orang tua siswa. Ia menegaskan bahwa peran keluarga sangat vital dalam membentuk kebiasaan anak-anak sejak dini.

“Pendidikan pertama dan utama berasal dari rumah. Karena itu, keterlibatan orang tua menjadi faktor kunci untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat,” tambah Agus.*

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak, Pelajar Diingatkan Jauhi Judi Online dan Bullying
KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Workspace, Tempat Nyaman untuk Kerja dan Belajar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:33 WIB

SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak

Senin, 14 September 2026 - 15:55 WIB

Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak, Pelajar Diingatkan Jauhi Judi Online dan Bullying

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB