Mahasiswi Korban Pelecehan di UNIBA Madura Lapor Komnas HAM dan DPR RI

- Penulis

Minggu, 26 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELINTAS: Seorang pengendara roda dua melintas di area Kampus UNIBA Madura sisi barat. (Foto: Hyt)

MELINTAS: Seorang pengendara roda dua melintas di area Kampus UNIBA Madura sisi barat. (Foto: Hyt)

SUMENEP, warta9.co.id – Seorang mahasiswi Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura), inisial LL, melayangkan surat terbuka kepada berbagai pihak, termasuk Komnas Perempuan, Komnas HAM, dan DPR RI Komisi VIII.

Dalam surat tersebut, ia mengungkap pengalaman pahitnya sebagai korban dugaan pelecehan seksual oleh kakak tingkatnya di kampus.

Mahasiswi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini menyebutkan bahwa ia telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, tepatnya ke Satreskrim Polres Sumenep, pada 11 Desember 2024.

Laporannya kemudian menjadi viral di media sosial. Namun, alih-alih mendapat perlindungan, ia mengaku justru mengalami tekanan dan perlakuan tidak adil dari pihak kampus.

“Saya pernah dipanggil dan diajak mediasi oleh Tim Satgas Perempuan dan Tim Kode Etik Kampus. Namun, saya diminta menghadiri mediasi tersebut seorang diri tanpa didampingi kuasa hukum. Karena masih trauma, saya tidak berani hadir tanpa pendampingan hukum,” ungkapnya dalam surat yang diterima media ini, Minggu (26/1/2025).

Tak lama setelah itu, mahasiswi ini mengaku diberhentikan dari organisasi Uniba Campus Ambassador yang diikutinya. Menurut keterangan ketua organisasi tersebut, pemberhentiannya merupakan perintah rektor. Padahal, ia merasa tidak pernah melanggar aturan organisasi.

Lebih lanjut, ia mendapatkan informasi bahwa alasan pemecatan itu karena pihak kampus menganggap kasusnya telah mencemarkan nama baik universitas. “Padahal, sebagai korban, saya hanya mencari keadilan dan perlindungan hukum, bukan ingin merusak nama baik kampus,” tegasnya.

Dalam surat terbuka itu, ia juga menyoroti lemahnya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan kampus. Ia merasa kecewa dan tertekan karena tidak mendapatkan perlakuan yang seharusnya.

Melalui suratnya, ia meminta pihak berwenang untuk menyelidiki kasus ini secara mendalam serta menindak tegas pelaku dan pihak-pihak yang terlibat dalam perlakuan tidak adil terhadapnya.

Selain itu, ia mendesak pihak kampus untuk menghentikan segala bentuk intimidasi dan tekanan terhadap dirinya serta menerapkan kebijakan yang lebih baik dalam menangani kasus kekerasan seksual agar kejadian serupa tidak terulang.

“Saya berharap ada perhatian serius terhadap laporan saya ini. Keadilan dan perlindungan hukum adalah hak setiap warga negara, termasuk saya sebagai korban kekerasan seksual,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus UNIBA Madura belum memberikan tanggapan resmi lebih lanjut terkait surat terbuka ini.***

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan
Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan
Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa
KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim
Pria di Lenteng Sumenep Tewas Dibacok, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Curi Dua Sapi, Warga Lenteng Ditangkap di Kediri Setelah Lama Buron
Kuasa Hukum Bang Alief Soroti Cacat Prosedur Penanganan Kasus Dugaan Korupsi oleh Tipikor Polres Sumenep
Polres Sumenep Beri Penghargaan kepada Lima Warga Teladan, Kapolres: “Sinergi Polri dan Masyarakat adalah Kunci Kamtibmas”

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:49 WIB

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:32 WIB

KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:05 WIB

Pria di Lenteng Sumenep Tewas Dibacok, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Berita Terbaru