UNIBA Madura Dituding Telantarkan Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELINTAS: Seorang pengendara roda dua melintas di area Kampus UNIBA Madura sisi barat. (Foto: Hyt)

MELINTAS: Seorang pengendara roda dua melintas di area Kampus UNIBA Madura sisi barat. (Foto: Hyt)

SUMENEP, Warta9.co.id – Asisten Pengacara LL, Sutrisno, melontarkan kritik keras terhadap Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura atas penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa kliennya. Ia menuduh pihak kampus tidak netral dan cenderung melindungi terduga pelaku, YP.

“Pihak kampus seolah melindungi YP. Jangan sampai ada istilah anak tiri dan anak emas. Semuanya harus diperlakukan adil, tidak tebang pilih,” tegas Sutrisno, Sabtu (18/1/2025).

Sutrisno menyoroti absennya pendampingan dari pihak kampus terhadap korban saat melapor ke Polres Sumenep. Ironisnya, setelah kasus mencuat, rektor hadir di Polres, yang menurutnya menimbulkan tanda tanya besar.

“Korban melapor tanpa pendampingan dari kampus. Namun, setelah kasus ini menjadi perhatian publik, rektor malah muncul di Polres. Ini sangat mencurigakan,” ujarnya.

Ia juga menuding kampus mencoba memanggil korban tanpa melibatkan kuasa hukum, yang berpotensi menimbulkan intimidasi terhadap korban.

“LL menolak bertemu dengan pihak kampus tanpa didampingi kuasa hukum karena khawatir diintimidasi dan ditekan,” jelas Sutrisno.

Menurutnya, kampus terlibat dalam framing negatif terhadap korban dan menyebarkan isu-isu tidak benar. Sutrisno menyebut upaya awal untuk bertemu dengan pihak kampus guna mendorong tindakan sesuai kode etik justru berbalik menjadi tekanan terhadap korban setelah kasus ini viral.

“Kampus malah menekan korban setelah kasus ini ramai. Ini adalah tindakan yang sangat tidak etis dan mencoreng nama institusi pendidikan,” kata Sutrisno.

Lebih jauh, Sutrisno mengungkapkan bahwa korban kini berada dalam kondisi mental yang tertekan namun tetap berusaha melanjutkan perkuliahan meskipun mendapatkan kabar bahwa LL telah dimasukkan dalam catatan hitam kampus.

“Kami mendapat informasi bahwa LL akan dipersulit dalam kegiatan akademiknya. Ini jelas bentuk intimidasi yang tidak bisa diterima,” tambahnya.

Sutrisno mempertanyakan dugaan keterlibatan pihak kampus dalam melindungi terduga pelaku, menegaskan bahwa perguruan tinggi seharusnya memberikan perlindungan khusus kepada korban dalam kasus dugaan pelecehan seksual.

“Perguruan tinggi seharusnya menjadi tempat yang aman bagi korban, bukan malah menekan mereka. Namun di UNIBA Madura, korban ditekan, sementara terduga pelaku dibiarkan bebas tanpa sanksi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan
Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan
Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa
KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim
Pria di Lenteng Sumenep Tewas Dibacok, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Curi Dua Sapi, Warga Lenteng Ditangkap di Kediri Setelah Lama Buron
Kuasa Hukum Bang Alief Soroti Cacat Prosedur Penanganan Kasus Dugaan Korupsi oleh Tipikor Polres Sumenep
Polres Sumenep Beri Penghargaan kepada Lima Warga Teladan, Kapolres: “Sinergi Polri dan Masyarakat adalah Kunci Kamtibmas”

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:49 WIB

Diduga Hendak Edarkan Sabu, Pria Asal Sampang Diciduk di Warung Makan Pamekasan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:32 WIB

KPK Periksa Belasan Saksi di Sumenep, Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:05 WIB

Pria di Lenteng Sumenep Tewas Dibacok, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Berita Terbaru