Bappeda Sumenep Verifikasi 208 Pokir DPRD untuk Program Pembangunan 2027

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto bersama jajaran mengikuti rapat pembahasan perencanaan pembangunan daerah sebagai bagian dari proses penyusunan program pembangunan Kabupaten Sumenep 2027.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto bersama jajaran mengikuti rapat pembahasan perencanaan pembangunan daerah sebagai bagian dari proses penyusunan program pembangunan Kabupaten Sumenep 2027.

SUMENEP, (WARTA9) — Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai mematangkan rancangan pembangunan daerah untuk 2027. Penyusunannya tidak hanya berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan serta masukan masyarakat dari kawasan daratan hingga kepulauan.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan pemerintah daerah membuka sejumlah ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan. Aspirasi tersebut dapat disampaikan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung bertahap dari desa, kecamatan, sampai tingkat kabupaten.

Baca juga  Bappeda Sumenep Jadikan HUT RI ke-81 Momentum Perkuat Pembangunan

Masyarakat juga memiliki jalur lain untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan melalui anggota DPRD sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Proses pengusulan dimulai dari tingkat paling bawah, yakni desa melalui Musrenbang. Sementara penentuan program dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat,” ujar Arif.

Dalam penyusunan rencana kerja pembangunan 2027, tercatat 208 usulan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang diproyeksikan masuk dalam agenda pelaksanaan tahun depan. Usulan tersebut sebelumnya telah dibawa dalam forum Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Baca juga  Pemkab Sumenep Tetapkan Biaya Produksi Tembakau 2026, Acuan Harga bagi Petani

Bappeda kini masih menelaah satu per satu usulan tersebut. Tahapan verifikasi dilakukan untuk melihat kelayakan sekaligus memastikan setiap program tidak keluar dari prioritas pembangunan Kabupaten Sumenep.

Menurut Arif, hasil pemeriksaan itu nantinya menjadi salah satu dasar sebelum program pembangunan ditetapkan secara resmi.

“Kami melakukan verifikasi untuk memastikan usulan tersebut selaras dengan visi dan misi Bupati Sumenep,” pungkasnya.(*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Sumber Berita: REDAKSI WARTA9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru