RSUD Sumenep Perkuat Digitalisasi Data Pelayanan Rumah Sakit

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., saat menyampaikan perkembangan penerapan Sistem Rumah Sakit Online sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan di Sumenep.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., saat menyampaikan perkembangan penerapan Sistem Rumah Sakit Online sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan di Sumenep.

SUMENEP, (WARTA9) — RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus mengembangkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat penggunaan Sistem Rumah Sakit Online yang terhubung dengan kebutuhan pendataan dan pemantauan informasi kesehatan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penerapan sistem tersebut dinilai tidak hanya berkaitan dengan perubahan metode pencatatan dari manual menjadi digital. Lebih dari itu, platform tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pengelolaan data rumah sakit yang lebih dinamis, sehingga informasi dapat diperbarui dan digunakan sesuai kebutuhan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan keberadaan sistem online memberikan kemudahan dalam mengakses sekaligus mengelola informasi terkait kondisi rumah sakit.

“Melalui sistem rumah sakit online ini akan mampu mempermudah berbagai informasi seluruh rumah sakit di manapun, dengan sistem yang secara otomatis diperbaharui,” kata Erliyati, Selasa (18/8/2026).

Ia menjelaskan, cakupan informasi dalam sistem tersebut cukup luas. Data yang dikelola tidak hanya berkaitan dengan administrasi rumah sakit, tetapi juga menggambarkan aktivitas dan kapasitas pelayanan kesehatan.

“Data semua tercatat dengan baik, mulai dari profil, poliklinik, jumlah pasien, ketersediaan tenaga kesehatan sampai penyakit yang ditangani,” jelasnya.

Menurut Erliyati, sistem pengelolaan data yang terintegrasi menjadi penting karena kondisi pelayanan rumah sakit dapat berubah setiap waktu. Jumlah kunjungan pasien, kebutuhan tenaga kesehatan hingga jenis layanan yang diberikan membutuhkan pembaruan informasi secara konsisten.

Baca juga  Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh

Melalui sistem digital, proses pemutakhiran data dapat dilakukan dengan lebih teratur. Informasi yang tersedia pun dapat memberikan gambaran yang lebih aktual mengenai situasi pelayanan di rumah sakit.

Ketersediaan data tersebut juga dapat mendukung proses evaluasi. Rekam informasi mengenai pasien, tenaga kesehatan, layanan poliklinik hingga karakteristik penyakit dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kebutuhan serta menentukan langkah pengembangan pelayanan.

Baca juga  Bappeda Sumenep Verifikasi 208 Pokir DPRD untuk Program Pembangunan 2027

Erliyati menekankan bahwa pemanfaatan teknologi seharusnya memberikan dampak terhadap pengelolaan rumah sakit, bukan sekadar menjadi kewajiban administratif.

“Data yang ada harus bisa menjadi dasar untuk melihat kondisi pelayanan dan kebutuhan rumah sakit, sehingga perencanaan maupun evaluasi dapat dilakukan dengan lebih tepat,” ujarnya.

Penguatan Sistem Rumah Sakit Online menjadi salah satu bagian dari langkah RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyesuaikan diri dengan perkembangan transformasi digital di bidang kesehatan.

Baca juga  Bupati Sumenep Siapkan Mutasi Besar ASN: Tak Hanya Pejabat, Staf Pelaksana Juga Kena Rotasi

Dengan sistem data yang semakin terhubung, setiap pelayanan dituntut memiliki pencatatan yang jelas dan akurat. Hal itu penting agar informasi yang tersedia dapat dipertanggungjawabkan sekaligus mendukung pengambilan keputusan.

Bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, digitalisasi data diharapkan menjadi fondasi untuk memperbaiki tata kelola sekaligus meningkatkan mutu pelayanan. Sebab, informasi yang akurat dan mutakhir dapat membantu rumah sakit membaca kebutuhan masyarakat serta menyusun pengembangan layanan secara lebih terarah.(*)

Penulis : Ratih

Editor : ZuhalieZ

Sumber Berita: REDAKSI WARTA9

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB