Kejari Geledah Kantor KPU Sumenep Terkait Dugaan Korupsi Logistik Pemilu 2024

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di Kantor KPU Kabupaten Sumenep. (Foto: Hayat)

Suasana di Kantor KPU Kabupaten Sumenep. (Foto: Hayat)

Sumenep, warta9.co.id – Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendadak jadi sorotan tajam publik.

Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep resmi menggeledah kantor dan gudang KPU setempat pada akhir Juli 2025.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan atas dugaan penyimpangan dalam pengadaan logistik Pemilu 2024, yang kini masuk tahap serius.

“Iya benar, ada penggeledahan terkait perkara. Kantor dan gudang KPU Sumenep yang kami geledah,” tegas Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, Kamis (21/8/2025).

Baca juga  Polisi Bubarkan Balap Liar di Talango, Lima Motor Diamankan

Meski belum mau membocorkan hasil temuan di lapangan, Indra memastikan penyidik fokus mendalami laporan pertanggungjawaban logistik Pemilu yang diduga bermasalah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media, penggeledahan tidak hanya terbatas pada ruang kerja, tetapi juga menyasar gudang penyimpanan logistik.

Dokumen-dokumen penting disebut jadi incaran utama tim penyidik. Kasus ini sendiri sudah dalam tahap penyelidikan sejak 2024. Namun, penggeledahan kali ini menandai adanya eskalasi penyidikan ke tahap lebih mendalam.

Baca juga  Jadwal Titip Makanan Harian di Rutan Sumenep Selama Ramadan

Ketua KPU Sumenep, Nurus Syamsi, yang dikonfirmasi, mengaku tidak kaget dengan penggeledahan tersebut.

“Itu protap biasa dari kejaksaan. Kasusnya sudah ditangani sebelum saya jadi Ketua KPU,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Syamsi menegaskan bahwa dokumen-dokumen yang diperiksa berkaitan dengan masa jabatan komisioner sebelumnya dan mayoritas ditangani oleh staf sekretariat.

Baca juga  Waspada! Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sumenep

“Saya juga ada di lokasi saat penggeledahan, tapi saya tidak dimintai keterangan apapun. Fokusnya ke laporan lama,” katanya.

Hingga saat ini, Kejari Sumenep belum mengungkap secara resmi siapa saja pihak yang berpotensi dimintai pertanggungjawaban ataupun berapa potensi kerugian negara.

Namun satu hal pasti, aroma dugaan korupsi dalam pengadaan logistik Pemilu 2024 kini makin tajam tercium di tubuh KPU Sumenep.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB