Diduga Aniaya Ibu Kandung, Pemuda di Giligenting Sumenep Diamankan Polisi

- Penulis

Senin, 18 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP (WARTA9) – Polsek Giligenting, Polres Sumenep, tengah menangani kasus dugaan penganiayaan yang berujung maut di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, pada Minggu (17/8/2025) malam.

Korban diketahui bernama Misnayu (59), warga Dusun Kebun, Desa Bringsang. Ia ditemukan meninggal dunia di rumahnya dengan luka di bagian kepala.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terlibat pertengkaran dengan anak kandungnya, Supriyanto (25). Pertengkaran itu berujung tragis hingga korban meregang nyawa. Saat polisi tiba di lokasi, terlapor sudah berada di halaman rumah dengan kondisi luka robek di pergelangan tangan dan perut.

Baca juga  Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Desa Lobuk, Diduga Akibat Penyakit Asma

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sebuah gunting dan pecahan piring yang berserakan.

Kapolsek Giligenting, AKP Mawardi, menjelaskan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga.

“Setelah mendapatkan informasi, anggota segera mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, dan membawa korban ke Puskesmas Giligenting untuk dimintakan visum. Sementara terlapor kami amankan dan dibawa ke RSUD Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes kejiwaan karena diduga memiliki keterbelakangan mental,” terangnya.

Baca juga  Vonis 3 Tahun untuk Riyanto, Jaksa Masih Pertimbangkan Banding

Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mewakili Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan pihak kepolisian akan menangani kasus ini dengan profesional dan hati-hati.

“Kasus ini sangat sensitif karena melibatkan hubungan keluarga serta adanya dugaan gangguan kejiwaan pada pelaku. Polres Sumenep bersama Polsek Giligenting sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga, pemerintah desa, dan instansi terkait, termasuk dinas sosial, guna menentukan langkah terbaik bagi penanganan selanjutnya. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan tetap mengedepankan rasa kemanusiaan,” ujarnya.

Baca juga  TRCPPA Desak Polisi Segera Usut Tuntas Kasus Pelecehan di UNIBA Madura

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan medis. Sementara itu, terlapor masih menjalani perawatan sekaligus observasi medis di RSUD Sumenep. Polisi juga menunggu hasil pemeriksaan medis terkait kondisi kejiwaan terlapor sebelum melanjutkan ke tahap proses hukum lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB