Sumenep, warta9.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Terbaru, rumah sakit milik Pemkab Sumenep ini resmi meluncurkan Instalasi Peduli Pelanggan (IPP), sebuah pusat informasi dan pengaduan terpadu yang siap melayani masyarakat selama 24 jam penuh.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati melalui Kepala Seksi Informasi, Erfin Sukayati, menyampaikan bahwa IPP hadir sebagai jembatan komunikasi strategis antara rumah sakit dengan pasien dan keluarga mereka.
“IPP dirancang sebagai pusat informasi yang mengedepankan respons cepat dan kenyamanan pasien. Semua masukan ditindaklanjuti secara serius dan profesional,” jelas Erfin, Kamis (3/7/2025).
IPP beroperasi non-stop dan ditempatkan di sisi timur Instalasi Gawat Darurat (IGD), dilengkapi sistem terintegrasi untuk koordinasi lintas unit secara real-time. Pasien dan keluarga dapat mengakses layanan IPP secara langsung di lokasi, maupun melalui sambungan telepon internal dari seluruh unit rumah sakit.
Lebih lanjut, Erfin menegaskan bahwa IPP tidak hanya menjadi pusat pengaduan, tetapi juga menjadi pusat solusi pelayanan, yang didukung petugas bersertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Semua pasien tanpa diskriminasibaik JKN-KIS, UHC, maupun umum dilayani dengan standar yang sama,” tegasnya.
Inovasi ini juga terhubung langsung dengan sistem BPJS Kesehatan, sehingga mempercepat proses administrasi dan memangkas hambatan birokrasi yang sering dikeluhkan masyarakat.
Erfin menambahkan bahwa peluncuran IPP merupakan bagian dari transformasi besar RSUDMA Sumenep untuk periode 2025–2027.
“Beberapa agenda strategis lainnya yang tengah disiapkan antara lain digitalisasi layanan, peningkatan fasilitas medis dan non-medis, sertifikasi internasional bagi tenaga medis, dan enerapan ISO 9001:2015,” bebernya.
“Kami ingin membangun kepercayaan masyarakat. IPP ini adalah langkah awal menuju layanan rumah sakit yang lebih modern, responsif, dan terintegrasi,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada mutu layanan, RSUDMA Sumenep juga memperhatikan aspek ekonomi pasien. Dengan peningkatan fasilitas dan SDM, pasien tidak lagi harus dirujuk keluar daerah, sehingga dapat menghemat biaya transportasi dan akomodasi.
Sebagai rumah sakit tipe B dan satu-satunya rumah sakit rujukan di Kota Keris, RSUDMA Sumenep memiliki 200 tempat tidur, 45 dokter spesialis, dan 120 perawat bersertifikat. Fasilitas unggulan yang tersedia meliputi IGD 24 jam, ICU, NICU, hemodialisa, dan CT-Scan. Pada tahun 2023, rumah sakit ini berhasil meraih akreditasi paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS).
Penulis : Hayat








Comment