RSUDMA Sumenep Gandeng TNI Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

- Penulis

Jumat, 11 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati saat wawancara dengan media. (Foto: Hayat/Warta9)

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati saat wawancara dengan media. (Foto: Hayat/Warta9)

SUMENEP, WARTA9 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Jawa Timur, menggandeng Kodim 0827/Sumenep untuk memperkuat pengawasan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di seluruh area rumah sakit.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius RSUDMA dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, aman, dan nyaman bagi pasien serta seluruh pengunjung rumah sakit.

Baca juga  Menyelamatkan Reputasi, Gaya Lembut PLN Redam Dugaan Kasus Manipulasi kWh Meter di Sumenep

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa kerja sama dengan TNI dilakukan demi efektivitas pengawasan, terutama pada jam-jam kunjungan.

“Kami selalu berkomitmen memberikan pelayanan optimal sesuai standar kesehatan. Kenyamanan dan keselamatan pasien adalah prioritas utama,” ujarnya, Jumat (11/04/2025).

Pihak rumah sakit mengakui bahwa imbauan tertulis dan peringatan lisan dari petugas kerap belum cukup untuk menertibkan pelanggar aturan merokok.

Baca juga  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Oleh karena itu, kehadiran aparat TNI diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran pengunjung terhadap pentingnya kawasan bebas asap rokok.

“Demi kesehatan bersama, kami minta kerja sama semua pihak. Jika memang ingin merokok, silakan keluar dari area rumah sakit, ke luar pagar yang bukan termasuk kawasan KTR,” tegas dr. Erliyati.

Baca juga  Let 50 Polres Sumenep Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

Penerapan KTR ini juga merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pasal 115 ayat (2) menyebutkan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan termasuk dalam kawasan yang wajib bebas asap rokok.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh penerapan kebijakan kesehatan publik yang tegas dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan rumah sakit yang sehat dan aman,” tandasnya.

Penulis : Hayat

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
RSUDMA Sumenep Buka Poli Urologi untuk Peserta BPJS
Sambut HUT RI, MYZE Hotel Sumenep Gelar Donor Darah dan Bersih-Bersih Rumah Ibadah
Mutu Layanan RSUD Sumenep Tembus 90 Persen pada Triwulan II 2026
KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Nilainya Tembus 88,3
RSUD Sumenep Masuk Program KJSU Kemenkes, Layanan Penyakit Katastropik Disiapkan
RSUDMA Sumenep Percepat Transformasi Layanan, Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Modern di Madura Timur
MYZE Hotel Sumenep Dukung Khitan Massal Muhammadiyah, Puluhan Anak Ikuti Kegiatan Sosial

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:11 WIB

RSUDMA Sumenep Buka Poli Urologi untuk Peserta BPJS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Sambut HUT RI, MYZE Hotel Sumenep Gelar Donor Darah dan Bersih-Bersih Rumah Ibadah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:28 WIB

Mutu Layanan RSUD Sumenep Tembus 90 Persen pada Triwulan II 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:05 WIB

KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Nilainya Tembus 88,3

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB