Mahasiswa Demo Polres Sumenep, Ada Apa?

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat aksi demontrasi mahasiswa di depan Kantor Polres Sumenep. (Foto: Hayat).

Suasana saat aksi demontrasi mahasiswa di depan Kantor Polres Sumenep. (Foto: Hayat).

Sumenep, warta9.co.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Sumenep, Rabu (28/5/2025).

Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk bersikap adil dan tidak tebang pilih dalam menangani berbagai kasus hukum di wilayah Kabupaten Sumenep.

Koordinator lapangan aksi, Ahyatul Karim, dalam orasinya menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja aparat kepolisian yang dinilai lamban dan tidak transparan.

Ia menilai ada perbedaan mencolok dalam penanganan hukum antara masyarakat biasa dan pejabat yang terlibat kasus hukum.

Baca juga  FPK Temui Kapolres Baru Sumenep, Bahas Galian C Ilegal, Narkoba, dan Miras

“Jika masyarakat biasa terlibat kasus, proses hukumnya berjalan sangat cepat. Tapi ketika pejabat yang terlibat, penanganannya justru terkesan lamban dan penuh tanda tanya,” ujar Ahyatul lantang di hadapan massa aksi.

Ia menekankan bahwa supremasi hukum harus ditegakkan secara menyeluruh tanpa pandang bulu, agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga.

Baca juga  Momentum Hari Kartini, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perempuan Punya Hak Berpendapat

Menanggapi tuntutan tersebut, Kasat Reskrim Polres Sumenep, IPTU Agus Rusdiyanto, memastikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan.

“Tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam setiap proses penegakan hukum di Polres Sumenep. Kami menegaskan, tidak ada istilah tebang pilih,” tegas IPTU Agus.

Ia juga menepis tudingan lambannya proses hukum. Menurutnya, setiap penanganan perkara membutuhkan proses dan tahapan yang harus sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Baca juga  Apresiasi Seni Lokal, Ketua DPRD Sumenep Beli Lukisan Kaligrafi

“Penegakan hukum tidak bisa instan. Kami harus bekerja berdasarkan bukti, saksi, dan prosedur yang ketat agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” jelasnya.

Aksi mahasiswa tersebut berlangsung damai dan mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Mereka berharap, suara yang disuarakan dapat menjadi alarm bagi penegak hukum agar bekerja lebih transparan dan adil di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru