Bappeda Sumenep Matangkan Ranwal RPJMD 2025–2029 Bersama Bappeda Provinsi di Surabaya

- Penulis

Sabtu, 26 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bappeda Sumenep melakukan koordinasi dan pembahasan rancangan awal (Ranwal) dokumen dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Bappeda Sumenep melakukan koordinasi dan pembahasan rancangan awal (Ranwal) dokumen dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, WARTA9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah memulai tahapan awal penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029.

Proses ini dijalankan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep yang melakukan koordinasi dan pembahasan rancangan awal (Ranwal) dokumen tersebut dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 24 April 2025 di Surabaya, dan menjadi forum konsultatif untuk mengharmonisasikan arah kebijakan pembangunan Sumenep dengan visi pembangunan di tingkat provinsi maupun nasional.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, memimpin delegasi dari Sumenep dan diterima langsung oleh Plt Kabid Rencana dan Evaluasi (Rendalev) Bappeda Jatim, Sri Mutiatun Sintawati.

“RPJMD ini adalah dokumen strategis yang menentukan arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan,” tutur Arif dalam keterangannya pada wartawan, Sabtu (26/4/2025).

Arif menyatakan, bahwa penyusunan RPJMD harus melalui mekanisme yang diatur dalam regulasi, termasuk di antaranya konsultasi formal dan proses sinkronisasi dengan pemerintah provinsi.

Baca juga  Bupati Sumenep Jamin Stok Pupuk Bersubsidi Aman Sepanjang 2025

“Dalam rancangan awal ini, sudah kami susun visi dan misi kepala daerah terpilih yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan bersih,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa penyusunan Ranwal RPJMD ini mengacu pada ketentuan yang tertuang dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 serta Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2025.

“Tujuan utama dari forum ini adalah memastikan Ranwal RPJMD Sumenep benar-benar selaras dengan RPJMD Jawa Timur dan RPJMN yang menjadi arah pembangunan nasional,” jelas Arif.

Menurutnya, beberapa isu strategis yang menjadi fokus utama dalam pembahasan antara lain adalah pengembangan sektor pertanian dan perikanan, peningkatan konektivitas antarwilayah, pengentasan kemiskinan, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Isu perubahan iklim dan kelestarian lingkungan hidup juga menjadi bagian penting yang kami pertimbangkan dalam perencanaan kali ini,” tambahnya.

Baca juga  Bantuan Beras dan Minyak Goreng Disalurkan di Desa Soddara, KPM Terima Langsung di Balai Desa

Arif juga menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan penyusunan RPJMD agar dokumen tersebut benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga.

“Setelah ini, kami akan menggelar forum lintas perangkat daerah guna menyusun Renstra (Rencana Strategis) masing-masing OPD yang mendukung program prioritas kepala daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa setelah tahap tersebut, Ranwal RPJMD akan difinalisasi menjadi rancangan akhir dan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD.

“Nantinya kami akan mengundang masyarakat sipil, akademisi, dunia usaha, media, hingga organisasi non-pemerintah untuk turut memberi masukan. Karena RPJMD ini bukan sekadar milik pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat Sumenep,” ujar Arif.

Ia menambahkan, bahwa setelah melalui Musrenbang, dokumen akhir RPJMD akan diajukan ke DPRD Kabupaten Sumenep untuk disahkan menjadi peraturan daerah.

Dalam proses penyusunannya, kata Arif, dokumen ini akan mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparansi anggaran, dan efektivitas pelaksanaan.

Baca juga  Menbud Fadli Zon: Tugu Keris Arya Wiraraja, Ikon Baru Pariwisata dan Ekonomi Sumenep

“Kami ingin tidak hanya menyusun program, tetapi juga memastikan pelaksanaan yang terukur, akuntabel, dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” paparnya.

Ia menyebut, bahwa Bappeda Sumenep telah membentuk tim lintas sektor guna mengintegrasikan dokumen RPJMD dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), Renstra OPD, serta dokumen perencanaan tematik lainnya.

Menurut Arif, kerja sama erat antara Bappeda Sumenep dan Bappeda Jawa Timur mencerminkan semangat kolaboratif untuk menyiapkan masa depan Sumenep yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Dengan latar belakang geografis sebagai daerah kepulauan, kata Arif, perencanaan pembangunan di Sumenep memerlukan pendekatan yang inovatif serta peka terhadap dinamika sosial dan lingkungan.

“Sumenep memiliki potensi besar. Dengan dokumen RPJMD yang kuat dan partisipatif, lima tahun ke depan bisa menjadi momentum penting kebangkitan daerah,” pungkasnya optimistis.*

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB