SUMENEP, warta9.co.id – Warga Sumenep, Jawa Timur, kecewa atas dugaan pengoplosan BBM Pertamax oleh PT Pertamina.
Warga merasa tertipu karena BBM yang dibeli dengan harga lebih mahal diduga dicampur dengan jenis berkualitas lebih rendah.
Konsumen Pertamax asal Kecamatan Manding, Amin Bashiri mengaku terkejut dan kesal mendengar kabar tersebut.
“Padahal saya rela bayar lebih mahal demi kualitas BBM yang baik,” ujar Amin dengan nada kecewa. Minggu, (2/3/2025).
Amin merasa dirugikan karena selama ini ia memilih BBM nonsubsidi untuk membantu masyarakat yang lebih membutuhkan.
“Kalau kenyataannya begini berarti saya malah ditipu oleh oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi,” tambahnya.
Warga lain, Sumardono juga merasa kecewa dan menyebut pengoplosan Pertalite jadi Pertamax sebagai pembohongan publik.
“Saya pakai Pertamax agar mesin kendaraan awet. Ternyata saya justru membeli BBM oplosan,” ucap Dodon sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, jika ada opsi BBM berkualitas lebih baik di Sumenep seperti di Surabaya, ia akan beralih dari produk Pertamina.
“Saya butuh BBM yang benar-benar berkualitas, bukan yang dicampur-campur,” tandasnya.








Comment