Warga Sumenep Kecam Layanan SPX Ekspedisi Buruk dan Merugikan

- Penulis

Minggu, 16 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, WARTA9 – Layanan ekspedisi SPX kembali mendapat sorotan tajam dari masyarakat akibat dugaan pengembalian barang sepihak tanpa konfirmasi kepada pelanggan.

Kejadian terbaru dialami Yuli Mariyatur Rahmah, pelanggan Arinta Official Shop, yang kecewa dengan sistem pengiriman SPX.

Pada 12 Maret 2025, Yuli memesan tiga jenis kerudung yang seharusnya tiba di alamat tujuan Perumahan Satelit, Kolor, Sumenep, tepatnya di SDT2Q Insan Permata Mulia pada 15 Maret 2025.

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Apresiasi Kinerja Polres Dalam Penanganan Arus Mudik

Yuli tidak menerima kabar dari kurir SPX, dan saat dicek, barang yang ditunggu dikembalikan ke pengirim tanpa alasan jelas.

“Saya tidak pernah dihubungi, apalagi menolak paket. Tapi tiba-tiba barang sudah dikembalikan. Ini benar-benar keterlaluan!” ujar Yuli dengan nada kecewa, Minggu (16/3/2025) petang.

Lebih mengejutkan lagi, status pengiriman di platform SPX menyebutkan alasan merugikan: “Pesanan ditolak pembeli dan akan dikembalikan ke pengirim.”

Baca juga  DLH Sumenep Ajak Warga Sadar Buang Sampah pada Tempatnya

Yuli menegaskan bahwa ia tidak pernah menolak paket dan tidak ada komunikasi apapun dengan kurir.

“Bagaimana mungkin saya menolak barang yang saya tunggu-tunggu? SPX harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” tambah Yuli dengan kesal.

Paket dengan nomor resi SPXID056491703733 yang seharusnya tiba tepat waktu, malah dikembalikan tanpa alasan jelas.

Hal ini menunjukkan buruknya layanan SPX, terutama dari sisi profesionalisme kurir dan mekanisme pengaduan yang rumit.

Baca juga  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Kasus ini bukan yang pertama kalinya. Banyak pelanggan lain yang telah mengeluhkan layanan ekspedisi SPX.

Layanan ekspedisi SPX diduga sering kali merugikan konsumen dan tak kunjung menemukan solusi yang jelas.

Hingga berita ini ditulis, pihak SPX belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden ini.

“Kejadian seperti ini jangan terulang dan konsumen tidak lagi menjadi korban kelalaian yang tidak profesional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru