Susul H Her, H Mukmin Sebut Stok Tembakau Menumpuk, Khawatir Petani Merugi

- Penulis

Senin, 14 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase dua pengusaha tembakau Madura H Mukmin dan H Her. (Foto: Istimewa)

Kolase dua pengusaha tembakau Madura H Mukmin dan H Her. (Foto: Istimewa)

SUMENEP WARTA9 – Ketua Perwakilan P4TM Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, H Mukmin menyampaikan kekhawatiran terhadap anjloknya harga tembakau musim ini.

Pengusaha tembakau dan rokok asal Kecamatan Ganding, Sumenep itu menegaskan bahwa stok tembakau lama masih menumpuk di gudang.

“Saya khawatir harga tembakau turun. Stok masih numpuk, petani juga makin ramai tanam lagi,” kata H Mukmin kepada media. Senin, (14/4/2025).

Dirinya juga menyoroti beratnya proses budidaya tembakau yang membutuhkan biaya besar dan tenaga ekstra dikhawatirkan petani akan merugi.

Baca juga  Puluhan Dapur MBG Sumenep Antre Sertifikasi, 21 Sudah Resmi Berlabel Halal

“Menanam tembakau itu tidak mudah dan butuh biaya besar saya kasihan kalau hasil akhirnya tidak sebanding dengan biaya produksi,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Owner PT. Bawang Mas Grup, H Khairul Umam atau H Her mengimbau para petani tembakau Madura agar mengurangi jumlah tanam pada musim tahun ini.

Baca juga  Sambut HUT RI, MYZE Hotel Sumenep Gelar Donor Darah dan Bersih-Bersih Rumah Ibadah

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi stok tembakau di pabrik-pabrik yang saat ini disebut telah penuh (full stock).

Dalam pernyataannya, H Her menekankan pentingnya keseimbangan antara jumlah produksi dan kebutuhan pasar demi menjaga kestabilan harga di tingkat petani.

“Kalau tahun kemarin nanam seribu, sekarang cukup lima ratus saja,” kata H Her dalam sebuah rekaman video yang diterima media ini. Kamis, (9/4/2025).

Baca juga  Temui Demonstran Seorang Diri, Ketua DPRD Sumenep Pertegas Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa

Ia juga menekankan bahwa keputusan ini diambil dengan pertimbangan agar harga tembakau tetap stabil dan petani tidak merugi karena over produksi.

Imbauan ini khususnya ditujukan kepada para petani tembakau di kawasan Madura dan sekitarnya serta relevan pula untuk seluruh petani tembakau di Indonesia.

“Semoga kita semua mendapatkan keberkahan dan keuntungan, baik di dunia maupun akhirat,” ucap H Her menutup keterangan.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB