SUMENEP, warta9.co.id – Setiap Ramadan, sudut Kota Sumenep, Jawa Timur, ramai dengan pasar kuliner dadakan bagi para pemburu takjil.
Pasar takjil Sumenep ramai sejak 1/3/2025, jajanan bubur kacang hijau dan es campur, dijual murah. Aktivitas ini juga jadi ajang silaturahim.
Bagi warga seperti Fetty (30), pasar takjil adalah momen spesial untuk ngabuburit bersama keluarga dan bertemu teman lama.
“Banyak warga Sumenep yang merantau pulang kampung saat Ramadan, jadi ini juga ajang kumpul-kumpul,” ujarnya. Minggu, (2/3/2025).
Bagi pedagang seperti Rahmad (40), Ramadan adalah bulan rezeki. Omzetnya bisa naik hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
“Ramadan selalu ramai, banyak yang beli sambil bernostalgia,” katanya.
Pasar takjil Sumenep bukan hanya tentang jual beli, tetapi juga budaya yang diwariskan turun-temurun.
Di tengah maraknya layanan pesan antar, pasar takjil tetap menjadi tempat istimewa bagi warga untuk merasakan kehangatan Ramadan.
“Di sini bukan cuma cari makanan, tapi juga suasana Ramadan yang hangat,” kata Sri, salah satu warga.








Comment