Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Sumenep, Polisi Selidiki Penyebabnya

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Sumenep Kota bersama Tim INAFIS Satreskrim Polresta Sumenep melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar kos tempat ditemukannya seorang pria berinisial AS (38) meninggal dunia di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Rabu (15/7/2026).

Petugas Polsek Sumenep Kota bersama Tim INAFIS Satreskrim Polresta Sumenep melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar kos tempat ditemukannya seorang pria berinisial AS (38) meninggal dunia di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Rabu (15/7/2026).

SUMENEP, (WARTA9) – Seorang pria berinisial AS (38) ditemukan meninggal dunia di kamar kos yang ditempatinya di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Rabu (15/7/2026). Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Korban diketahui bekerja sebagai pedagang tahu bulat dan telah menghuni kamar kos tersebut selama kurang lebih lima tahun.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu melalui Kapolsek Sumenep Kota AKP Maliyanto Effendi menjelaskan, peristiwa itu bermula dari kecurigaan penghuni kos lainnya yang tidak melihat korban beraktivitas hingga menjelang siang.

Baca juga  Ekonomi Sumenep Tumbuh Positif, Ketua DPRD Beri Apresiasi

“Korban tidak terlihat keluar kamar seperti biasanya. Setelah beberapa kali dipanggil tidak memberikan respons, para penghuni kos kemudian menghubungi pemilik usaha tempat korban bekerja. Saat kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar AKP Maliyanto Effendi.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sumenep Kota bersama Tim INAFIS Satreskrim Polresta Sumenep, Satreskrim, Sat Samapta, dan tim medis dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep segera mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.

Baca juga  Jabat Kadisbudporapar Sumenep, Harta Kekayaan Mohammad Iksan Naik Drastis

Selain itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan penyelidikan, seperti identitas korban, telepon genggam, dan beberapa barang lain yang ditemukan di dalam kamar.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah,” kata AKP Maliyanto Effendi.

Baca juga  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Validasi Data demi Keselamatan Pasien

Kepolisian menegaskan proses penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur. Meski keluarga menolak autopsi, penyelidikan tetap dilaksanakan guna memastikan tidak ada unsur pidana di balik kematian korban.

Polresta Sumenep juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang-orang di lingkungan sekitar, terutama apabila terdapat keluarga, teman, atau tetangga yang mengalami perubahan perilaku maupun tekanan psikologis. Dukungan dan akses terhadap layanan kesehatan dinilai penting sebagai langkah pencegahan.(*)

Penulis : Ratih

Editor : ZuhalieZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru