SUMENEP (WARTA9) — Persiapan Piala AF Sport U-17 Kabupaten Sumenep terus dimatangkan. Turnamen yang dijadwalkan kick off pada 10 Oktober 2026 tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pemain muda dari berbagai kecamatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang mengikuti seleksi Liga 4.
Dukungan itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam Talk Show Persiapan Piala AF Sport U-17, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, pengembangan sepak bola tidak cukup hanya melalui kompetisi. Pembinaan juga membutuhkan pelatih yang kompeten agar potensi pemain dapat berkembang secara maksimal.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep selama ini tentu sangat mendukung masyarakat, khususnya anak muda dalam mengembangkan potensinya, termasuk di bidang olahraga, salah satunya sepak bola,” ujar Achmad Fauzi.
Ia mengatakan, Piala AF Sport U-17 menjadi salah satu wadah untuk menjaring pemain potensial dari berbagai kecamatan di Sumenep.
“Nantinya, mereka juga akan kami siapkan berkesempatan mengikuti seleksi Liga 4,” katanya.
Karena itu, para pemain diminta mempersiapkan diri dan memberikan penampilan terbaik selama kompetisi. Proses seleksi juga akan melibatkan para pelatih di masing-masing kecamatan.
“Harapan kami, para atlet bisa mempersiapkan diri secara maksimal dan memberikan performa terbaiknya, karena nanti akan diseleksi oleh para pelatih yang ada di masing-masing kecamatan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah mengatakan pihaknya masih mematangkan konsep pelaksanaan Piala AF Sport U-17, termasuk sejumlah ketentuan teknis sebelum diumumkan kepada calon peserta.
“Jadi saat ini proses pematangan konsep yang akan kita laksanakan terkait dengan teknis kegiatan. Insya Allah akan di-start mulai 10 Oktober 2026,” kata Febmi.
Salah satu yang tengah dibahas yakni mekanisme keikutsertaan masing-masing kecamatan. Menurut Febmi, konsep kompetisi akan dibuat lebih fleksibel tanpa mengesampingkan regulasi PSSI.
“Pak Bupati ingin ini lebih fleksibel terkait dengan keikutsertaan kecamatan masing-masing, tapi tidak mengesampingkan teknis regulasi yang ada di sepak bola PSSI itu sendiri,” jelasnya.
Askab PSSI Sumenep masih merampungkan persyaratan peserta, model kompetisi hingga jadwal pertandingan. Setelah seluruh konsep selesai, ketentuan tersebut akan segera diumumkan.
“Kalau sudah selesai nanti sesegera mungkin akan kita rilis. Teknis persyaratannya, model kompetisinya, time schedule-nya, kemudian lain-lain akan segera kita rilis,” ujarnya.
Febmi menambahkan, banyak pihak telah menanyakan mekanisme pelaksanaan turnamen. Karena itu, Askab PSSI Sumenep memilih memastikan seluruh konsep matang sebelum regulasi resmi dikeluarkan.
“Jadi biar nanti sudah bisa ditetapkan, mantap. Kita selesaikan dulu. Karena memang banyak yang bertanya terkait dengan adanya kompetisi ini. Insya Allah secepatnya kita rilis,” tandasnya.(*)
Penulis : Ratih
Editor : ZuhalieZ
Sumber Berita: REDAKSI WARTA9















Komentar