Piala AF Sport U-17 Sumenep Dimatangkan, Bupati Dorong Pembinaan Pemain Muda

- Penulis

Selasa, 22 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DISKUSI. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat berdiskusi bersama Askab PSSI Sumenep terkait persiapan Piala AF Sport U-17 di kediamannya.

DISKUSI. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat berdiskusi bersama Askab PSSI Sumenep terkait persiapan Piala AF Sport U-17 di kediamannya.

SUMENEP (WARTA9) — Persiapan Piala AF Sport U-17 Kabupaten Sumenep terus dimatangkan. Turnamen yang dijadwalkan kick off pada 10 Oktober 2026 tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pemain muda dari berbagai kecamatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang mengikuti seleksi Liga 4.

Dukungan itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam Talk Show Persiapan Piala AF Sport U-17, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, pengembangan sepak bola tidak cukup hanya melalui kompetisi. Pembinaan juga membutuhkan pelatih yang kompeten agar potensi pemain dapat berkembang secara maksimal.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep selama ini tentu sangat mendukung masyarakat, khususnya anak muda dalam mengembangkan potensinya, termasuk di bidang olahraga, salah satunya sepak bola,” ujar Achmad Fauzi.

Ia mengatakan, Piala AF Sport U-17 menjadi salah satu wadah untuk menjaring pemain potensial dari berbagai kecamatan di Sumenep.

“Nantinya, mereka juga akan kami siapkan berkesempatan mengikuti seleksi Liga 4,” katanya.

Karena itu, para pemain diminta mempersiapkan diri dan memberikan penampilan terbaik selama kompetisi. Proses seleksi juga akan melibatkan para pelatih di masing-masing kecamatan.

“Harapan kami, para atlet bisa mempersiapkan diri secara maksimal dan memberikan performa terbaiknya, karena nanti akan diseleksi oleh para pelatih yang ada di masing-masing kecamatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah mengatakan pihaknya masih mematangkan konsep pelaksanaan Piala AF Sport U-17, termasuk sejumlah ketentuan teknis sebelum diumumkan kepada calon peserta.

“Jadi saat ini proses pematangan konsep yang akan kita laksanakan terkait dengan teknis kegiatan. Insya Allah akan di-start mulai 10 Oktober 2026,” kata Febmi.

Salah satu yang tengah dibahas yakni mekanisme keikutsertaan masing-masing kecamatan. Menurut Febmi, konsep kompetisi akan dibuat lebih fleksibel tanpa mengesampingkan regulasi PSSI.

“Pak Bupati ingin ini lebih fleksibel terkait dengan keikutsertaan kecamatan masing-masing, tapi tidak mengesampingkan teknis regulasi yang ada di sepak bola PSSI itu sendiri,” jelasnya.

Askab PSSI Sumenep masih merampungkan persyaratan peserta, model kompetisi hingga jadwal pertandingan. Setelah seluruh konsep selesai, ketentuan tersebut akan segera diumumkan.

“Kalau sudah selesai nanti sesegera mungkin akan kita rilis. Teknis persyaratannya, model kompetisinya, time schedule-nya, kemudian lain-lain akan segera kita rilis,” ujarnya.

Febmi menambahkan, banyak pihak telah menanyakan mekanisme pelaksanaan turnamen. Karena itu, Askab PSSI Sumenep memilih memastikan seluruh konsep matang sebelum regulasi resmi dikeluarkan.

“Jadi biar nanti sudah bisa ditetapkan, mantap. Kita selesaikan dulu. Karena memang banyak yang bertanya terkait dengan adanya kompetisi ini. Insya Allah secepatnya kita rilis,” tandasnya.(*)

Baca juga  MEC 2026, MAKN Kukuhkan Haji Her sebagai Penasihat Organisasi

Penulis : Ratih

Editor : ZuhalieZ

Sumber Berita: REDAKSI WARTA9

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB