Pembahasan Raperda Keris Sumenep Terancam Molor, DPRD Tunggu Naskah Akademik dari UB

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, warta9.co.id – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keris di Kabupaten Sumenep berpotensi tertunda dari jadwal semula yang direncanakan pada pekan pertama Mei 2025.

Penyebabnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep masih menunggu kelengkapan naskah akademik (NA) dari tim penyusun Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Sumenep, Mulyadi, menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa melanjutkan pembahasan sebelum menerima naskah lengkap dan penjelasan dari pihak UB.

Baca juga  Segera Disidang, Riyanto Bandar Narkoba Sumenep Terancam 20 Tahun Penjara

“Kami ingin segera melanjutkan pembahasan. Saat RPJMD kemarin, saya sempat menanyakan kepada Pak Iksan, tapi beliau bilang belum ada kabar. Jadi, kami tunggu dulu informasi dari UB,” ujar Mulyadi saat ditemui di kantornya, Kamis (8/5/2025).

Sebagai Ketua Komisi IV, Mulyadi juga menekankan pentingnya penjelasan langsung dari tim penyusun UB terkait latar belakang pembuatan naskah akademik tersebut. Ia menilai, hal ini krusial agar pembahasan pasal demi pasal dapat berjalan secara mendalam dan tepat sasaran.

Baca juga  Diskominfo Sumenep Sebut Anggaran Publikasi Dipangkas, Bupati Bilang Tidak

“Pastinya, kami perlu tahu alasan dan dasar akademik mereka dalam menyusun NA ini. Sampai sekarang belum ada penjelasan apapun yang kami terima,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mulyadi menjelaskan bahwa pembahasan akan diawali dengan membedah latar belakang naskah akademik sebelum masuk ke isi dan substansi pasal-pasal dalam Raperda.

Baca juga  Achsanul Qosasi Hadiri Laga Madura United Usai Bebas Bersyarat

“Agenda awal kami adalah mengkaji latar belakangnya dulu, baru lanjut ke pembahasan tiap pasal dalam NA,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, membenarkan bahwa pihaknya juga masih menunggu kepastian jadwal dari tim UB.

“Masih menunggu jadwal dari UB,” kata Iksan singkat melalui pesan WhatsApp.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB