PA Sumenep Terima 669 Aduan Perceraian pada Awal 2025

- Penulis

Kamis, 6 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PA Sumenep, Moh. Jatim. (Foto: Istimewa)

Ketua PA Sumenep, Moh. Jatim. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, warta9.co.id – Pengadilan Agama (PA) Sumenep, Jawa Timur, mencatat 669 pengaduan perceraian sejak awal 2025 hingga Maret ini.

Ketua PA Sumenep, Moh. Jatim, menyebut kasus perceraian didominasi pasangan usia muda, dengan faktor utama masalah ekonomi.

Baca juga  Fakta Baru Terkuak, UNIBA Madura Diduga Lindungi Pelaku Pelecehan

“Bulan ini, kami sudah menyelesaikan 20 perkara karena perselisihan yang tidak terselesaikan,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga: Anggaran Perawatan Traffic Light di Sumenep Capai Ratusan Juta

PA Sumenep selalu mengupayakan mediasi sebelum perceraian diputuskan. “Jika mediasi gagal, proses hukum tetap berjalan,” imbuhnya.

Baca juga  150 Peserta Padati “Indoor Yoga: Flow to Glow MYZE”, MYZE Hotel Sumenep Dorong Gaya Hidup Sehat

Setiap perkara mendapat dua kali panggilan resmi. “Jika tergugat tidak hadir, keputusan diambil berdasarkan bukti yang ada,” pungkasnya.

Baca Juga: Paripurna DPRD Sumenep Bahas Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Baca juga  Segera Disidang, Riyanto Bandar Narkoba Sumenep Terancam 20 Tahun Penjara

Sebagai informasi, sepanjang 2024, PA Sumenep menangani 2.600 kasus perceraian. Tahun ini, jumlahnya berpotensi terus meningkat.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB