Nelayan Hilang di Perairan Pasean Ditemukan Meninggal di Pantai Sokobanah

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi jenazah nelayan Rumli (40) di perairan Pantai Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jumat (17/7/2026), disaksikan warga dan petugas gabungan setelah korban ditemukan mengapung usai dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Proses evakuasi jenazah nelayan Rumli (40) di perairan Pantai Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jumat (17/7/2026), disaksikan warga dan petugas gabungan setelah korban ditemukan mengapung usai dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

SAMPANG, (WARTA9) – Pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan, berakhir duka. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia mengapung di perairan Pantai Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jumat (17/7/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Rumli (40), warga Dusun Bukbatang, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah.

Jenazah Rumli pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh dua nelayan yang baru kembali dari aktivitas menangkap ikan. Keduanya sempat melihat benda mencurigakan mengapung di tengah laut sebelum mendekat untuk memastikan.

Baca juga  Let 50 Polres Sumenep Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

Kapolsek Sokobanah, Iptu Reza Helmy, mengatakan kedua nelayan itu langsung mengenali sosok yang mengapung sebagai Rumli, yang beberapa hari sebelumnya dilaporkan hilang.

“Para saksi yang sedang pulang dari melaut melihat korban dalam kondisi mengambang di laut. Selanjutnya mereka segera menghubungi Polsek Sokobanah untuk dilakukan penanganan,” ujar Iptu Reza Helmy.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Sokobanah bersama personel Samapta dan SPKT Polres Sampang serta Tim BPBD Kabupaten Sampang segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban.

Baca juga  Kapolres Sumenep Ancam Tindak Tegas Debt Collector yang Rampas Motor di Jalan

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan mengenakan jaket hijau berpadu oranye serta celana panjang hitam. Kondisi jenazah sudah mengalami pembengkakan yang diduga akibat cukup lama berada di dalam air.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan visum. Seusai proses identifikasi dan pemeriksaan medis rampung, pihak kepolisian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga  Terminal Arya Wiraraja Dipadati Pemudik, Keamanan dan Kenyamanan Jadi Prioritas

Rumli sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (14/7/2026). Saat itu ia diduga terjatuh dari perahunya ketika sedang mencari ikan di wilayah perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Penemuan jasad korban di wilayah perairan Pantai Paniniran sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama beberapa hari. Polisi memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

“Korban telah dievakuasi, dilakukan pemeriksaan medis, dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Iptu Reza Helmy.(*)

Penulis : Ratih

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB