Ketua DPRD Sumenep Ajak Warga Manfaatkan Penghapusan Denda PBB-P2

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (kiri) bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo usai melaksanakan sidang paripurna belum lama ini. (Foto: Dok. Warta9)

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (kiri) bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo usai melaksanakan sidang paripurna belum lama ini. (Foto: Dok. Warta9)

Sumenep, warta9.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, menyambut positif kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang menghapus sanksi administratif atau denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tahun anggaran 2025.

Kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Bupati Sumenep Nomor 100.3.3.2/185/KEP/013/2025 tersebut dinilai sebagai langkah konkret yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam meringankan beban ekonomi warga.

Baca juga  Gagal KPR dan Dugaan Pembatasan Media, BNI Pamekasan Tuai Kritik

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap rakyatnya. Saya sangat mengapresiasi kebijakan ini karena benar-benar memberi ruang bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban pajaknya tanpa terbebani denda,” ujar H. Zainal Arifin yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan Sumenep, Rabu (9/7/2025).

Politikus yang akrab disapa Ji Sinal itu mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan kebijakan ini dengan melunasi tunggakan PBB-P2 sebelum batas akhir pada 31 Desember 2025.

Baca juga  Bursa Sekda Sumenep Memanas, Yanuar Yudha Bachtiar Muncul Sebagai Kuda Hitam Potensial

“Kesempatan ini jangan disia-siakan. Mari kita manfaatkan momen penghapusan denda ini sebagai langkah bersama untuk mendukung pembangunan daerah melalui pajak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ji Sinal juga mengingatkan bahwa seluruh proses penghapusan denda dilakukan otomatis melalui sistem digital milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep, yaitu Aplikasi POS PBB-P2 dan SISMIOP, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kerumitan administrasi.

Baca juga  DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati Arah Perubahan APBD 2026

“Kami dari DPRD mendukung penuh kebijakan ini dan siap mengawal agar implementasinya benar-benar berjalan lancar hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” tegasnya.

Diketahui, penghapusan denda PBB-P2 ini berlaku bagi masyarakat yang melakukan pelunasan sejak 30 Juni 2025 hingga 31 Desember 2025. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari insentif fiskal untuk memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan daerah.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB