SUMENEP, warta9.co.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, gencar mengampanyekan bahaya judi online.
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abd. Wasid, mengatakan judi online tidak hanya merusak perekonomian, tetapi juga mengancam keutuhan keluarga.
“Salah satu dampak buruk yang ditekankan adalah ancaman perceraian akibat kecanduan judi online,” ujar Abd. Wasid. Sabtu (22/2/2025).
Kecanduan judi online, kata Wasid, bisa mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal untuk memenuhi hasrat bermain.
“Saat sudah kecanduan, seseorang bisa nekat mencuri atau melakukan kejahatan lain demi terus bermain,” imbuhnya.
Dirinya telah memasukkan materi bahaya judi online dalam berbagai penyuluhan untuk disampaikan kepada jamaah dan melalui media sosial.
“Setiap penyuluh Kemenag bertanggung jawab mengedukasi puluhan orang dalam kelompok binaannya,” bebernya.
Abd. Wasid menegaskan, judi online tidak akan membuat seseorang kaya karena sistemnya dirancang untuk menguntungkan bandar.
“Awalnya mungkin menang, tapi ujung-ujungnya tetap kalah. Bandar paham psikologi pemain, dibuat senang dulu, lalu dikuras habis,” paparnya.
Ia juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para istri pegawai melalui Dharma Wanita agar waspada terhadap bahaya judi online.
“Kami berharap upaya pencegahan ini menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan bahaya judi online,” pungkasnya.








Comment