SUMENEP, warta9.co.id – DPRD Sumenep telah menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata tahun 2025 sebesar Rp1,182 miliar.
Angka ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 35 persen dibandingkan target tahun 2024. Meski cukup ambisius, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisbudporapar) Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, optimis target tersebut dapat dicapai.
“Kami yakin target ini realistis dan dapat terpenuhi. Dalam satu tahun ada 52 minggu, artinya setiap minggu kami hanya perlu mencapai 2 persen dari target tahunan. Dengan perencanaan yang matang, kami optimis bisa mencapainya,” ujar Iksan, Kamis (24/1/2025).
Optimisme tersebut didasarkan pada berbagai potensi besar yang dimiliki sektor pariwisata Sumenep. Mulai dari destinasi unggulan seperti Gili Labak, Pantai Lombang, hingga Keraton Sumenep yang terus menarik perhatian wisatawan.
Selain itu, berbagai upaya inovatif telah dirancang untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, baik melalui promosi digital maupun penyelenggaraan event budaya.
“Kami juga akan memperkuat kerja sama dengan pelaku usaha lokal, memperbaiki infrastruktur wisata, dan meningkatkan kualitas layanan. Semua ini dilakukan untuk memastikan pengalaman terbaik bagi wisatawan sehingga mereka mau kembali lagi,” tambahnya.
Mohammad Iksan menegaskan, kunci utama untuk mencapai target adalah konsistensi dan sinergi. Pihaknya juga akan memaksimalkan potensi teknologi digital untuk promosi, serta melibatkan masyarakat dalam mengelola destinasi wisata.
“Kami percaya, dengan kolaborasi semua pihak dan kerja keras yang terukur, target ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi pemacu untuk membangun pariwisata Sumenep yang lebih baik,” pungkasnya.








Comment