JNT Cargo Sumenep Bungkam Soal Paket Ditelantarkan hingga Rusak

- Penulis

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kantor J&T Cargo Wilayah Kecamatan Pragaan, Bluto, dan Saronggi, Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa)

Suasana Kantor J&T Cargo Wilayah Kecamatan Pragaan, Bluto, dan Saronggi, Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, warta9.co.id – Pihak J&T Cargo Wilayah Kecamatan Pragaan, Bluto, dan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur enggan berikan keterangan resmi soal kelalaian kurir yang menyebabkan paket ditelantarkan hingga rusak.

Diketahui, pemilik paket tersebut adalah Farah, seorang warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dengan nomor paket KGX6272602009.

Terbaru, korban mengaku kembali dihubungi Herland yang diketahui sebagai Owner J&T Cargo Wilayah Kecamatan Pragaan, Bluto, dan Saronggi. Ia berusaha meminta maaf dan bertemu langsung dengan korban di rumahnya.

Namun, permintaan tersebut ditolak oleh korban. Pasalnya, korban memiliki agenda yang harus dijalankan di Universitas Muhammadiyah (UM).

“Dia sempat menelepon untuk meminta maaf atas kejadian ini dan ingin datang ke rumah. Tapi saya menolak karena dalam minggu ini saya ada acara di UM,” ujar korban, Minggu (02/02/2025).

Baca juga  Bappeda Sumenep Bangun Kolaborasi Lintas Sektor untuk Atasi Kemiskinan

Sementara itu, jurnalis media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Owner J&T Cargo tersebut melalui sambungan seluler. Namun sayang, Herland dikatakan tidak sedang di kantor.

“Orangnya tidak ada. Saya bagian admin di sini,” ujar perempuan yang mengaku sebagai Admin J&T Cargo, Senin (27/01/2025) kemaren.

Diketahui sebelumnya, Farah memesan barang besar dari sebuah toko online pada Jumat (17/01/2025). Namun, proses pengiriman barang ini justru menghadirkan pengalaman yang mengecewakan.

Farah menceritakan, pada hari Selasa (21/01/2025) kemaren, sekitar pukul 10.00 pagi, ia menerima panggilan tak terjawab dari seorang kurir melalui WhatsApp.

Setelah dihubungi kembali, kurir tersebut memberitahu bahwa paketnya telah ditinggalkan di sebuah toko pinggir jalan dekat kantor BRI Prenduan, bukan di alamat rumah Farah yang berada di sebelah utara Bank Mandiri.

Baca juga  Sopir Bus Tewaskan Pelajar di Sumenep Serahkan Diri ke Polisi

“Saya kaget, kok paket ditaruh di toko begitu saja, padahal alamat saya jelas. Ketika saya tanya, kenapa tidak diantar ke rumah, kurirnya malah marah-marah dan menyalahkan saya karena tidak mengangkat telepon,” tutur Farah kepada media ini.

Kurir tersebut berdalih bahwa ia sudah jauh dari lokasi pengantaran dan tidak bisa kembali. Meskipun Farah berulang kali meminta haknya sebagai konsumen, kurir tetap menolak bertanggung jawab.

“Dia bilang dia kurir baru, tapi seharusnya itu bukan alasan untuk menelantarkan paket saya,” tambah Farah.

Merasa tidak mendapatkan solusi, Farah segera menghubungi kantor J&T Cargo di Pragaan. Ia juga mengontak langsung pemilik kantor melalui informasi yang diperoleh dari media sosial. Respons cepat diberikan oleh pihak kantor J&T Cargo yang segera menghubungi kurir terkait untuk mengantar ulang paket ke rumah Farah.

Baca juga  Paket Rusak, Pelanggan J&T Cargo di Sumenep Dirugikan

Namun, penyelesaian masalah ini tidak berjalan mulus. Paket baru diantar malam hari setelah waktu Isya, dalam kondisi kardus basah dan penyok akibat hujan deras yang mengguyur daerah Pragaan. Farah tidak langsung membuka paket tersebut, tetapi ketika diperiksa keesokan paginya, ia menemukan barang di dalamnya lecet dan rusak.

“Saya langsung hubungi owner J&T Cargo lagi dan melaporkan kondisi barang yang rusak. Ini semua akibat kelalaian kurir baru mereka,” ujar Farah dengan nada kecewa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru