SUMENEP, warta9.co.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sumenep terus berupaya meningkatkan kinerja dengan mengintegrasikan tiga strategi utama yakni peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan konservasi air.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta menjaga ketersediaan air untuk jangka panjang.
Direktur PDAM Sumenep, Febri Noerdiansyah, menegaskan bahwa perbaikan layanan menjadi prioritas utama.
“Pelayanan harus terus ditingkatkan. Yang sudah berjalan baik harus dipertahankan, sementara yang masih kurang harus segera diperbaiki,” ujarnya, Rabu (5/2/2025).
Menurut Febri, peningkatan pelayanan tidak hanya sebatas merespons keluhan pelanggan dengan cepat, tetapi juga memastikan operasional PDAM berjalan lebih efisien dan tanpa hambatan.
Selain itu, PDAM Sumenep juga fokus pada pengembangan SDM melalui pelatihan dan pendidikan. SDM yang kompeten sangat penting, terutama dalam hal sistem billing dan pekerjaan teknis di lapangan.
“Pegawai baru akan mendapatkan pelatihan intensif untuk meningkatkan keterampilan mereka,” jelas Febri.
Di samping peningkatan pelayanan dan SDM, PDAM Sumenep juga menaruh perhatian pada konservasi air, terutama menghadapi risiko kemarau panjang. Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak guna menjaga ketersediaannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk menghemat air, misalnya dengan mematikan keran yang tidak digunakan dan menghindari pemborosan seperti menyiram halaman secara berlebihan,” tambahnya.
Dengan strategi ini, PDAM Sumenep berharap dapat meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air.
“Kami optimistis, langkah ini akan membuat pelayanan lebih responsif dan ketersediaan air tetap terjaga dalam jangka panjang,” pungkas Febri.








Comment