H. Zainal Arifin Bantah Tuduhan Perdagangan Pita Cukai: Perusahaan Masih Urus Izin

- Penulis

Senin, 12 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin. (Foto: Istimewa)

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin. (Foto: Istimewa)

Sumenep, Warta9.co.id – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam praktik jual beli pita cukai melalui perusahaan rokok miliknya, PR Mahkota Raja.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, perusahaan tersebut masih dalam proses pengajuan izin resmi.

“Perusahaan saya bukan tidak aktif, tapi memang izinnya masih dalam proses pengajuan. Jadi tidak benar kalau disebut sudah terdaftar dan beroperasi,” ujar H. Zainal saat dikonfirmasi pada Senin (12/5/2025).

Baca juga  Segera Kumpulkan Dewan Terpilih Hasil Pemilu 2024, ini Tujuan Ketua DPRD Sumenep

Menurut H. Zainal, izin usaha PR Mahkota Raja sebenarnya sempat keluar pada tahun 2023. Namun, pada waktu yang bersamaan, gudang produksi yang direncanakan untuk digunakan sudah lebih dulu dikontrak oleh perusahaan ekspedisi J\&T.

“Ketika proses izin hampir disetujui, lokasi gudang saya ternyata sudah diikat kontrak oleh J\&T. Karena itu, saya mengajukan izin baru dan pindah alamat. Sampai sekarang, prosesnya masih berjalan dan belum tuntas,” jelasnya.

Baca juga  UNIBA Madura Goes Global, Kirim Mahasiswa dan Dosen ke Kancah Internasional

Ia menegaskan, tidak ada aktivitas produksi maupun distribusi pita cukai selama perusahaan belum memperoleh izin operasional secara penuh. Hal ini sekaligus membantah kabar yang menyebut PR Mahkota Raja telah menjadi ladang praktik ilegal jual beli pita cukai.

Sebelumnya, Aliansi Progresif Sumenep melalui juru bicaranya, Prasianto, menyampaikan bahwa PR Mahkota Raja diduga masih terdaftar secara aktif namun tidak memiliki aktivitas yang jelas di lapangan. Bahkan, lokasi perusahaan yang tercatat di Dusun Lebak, Desa Ambunten Timur, kini telah menjadi kantor layanan ekspedisi J\&T.

Baca juga  Curi Dua Sapi, Warga Lenteng Ditangkap di Kediri Setelah Lama Buron

“Kalau memang tidak ada aktivitas yang jelas, seharusnya izinnya ditinjau ulang. Apalagi pemiliknya adalah pejabat publik, Ketua DPRD. Ini menyangkut integritas lembaga,” ujar Prasianto.

Menanggapi hal itu, H. Zainal berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan tanpa memahami proses yang sedang berlangsung. Ia menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh transparansi dan aturan hukum dalam sektor industri tembakau.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB