DKPP Sumenep Optimalkan Aplikasi Silangtani, Cabai Rawit Merah Jadi Komoditas Perdana

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, warta9.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berinovasi dalam memperkuat sistem distribusi hasil pertanian dengan mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi digital Silangtani.

Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat transformasi sistem lelang komoditas pertanian menuju era digital.

Koordinator Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) DKPP Sumenep, Dewo Ringgih, menyampaikan bahwa pihaknya tengah gencar membangun komunikasi dengan para pedagang grosir dari berbagai pasar induk di Jawa Timur, termasuk wilayah Madura.

Baca juga  Kadisbudporapar Sumenep Optimis Capai Target PAD Pariwisata Rp 1,182 Miliar pada 2025

Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan jaringan pengguna aplikasi Silangtani.

“Kami berencana mengundang para pedagang ke Sumenep untuk mengikuti sosialisasi. Harapannya, mereka tertarik bergabung sebagai anggota Silangtani dan mulai melakukan pembelian langsung dari petani lokal,” ujar Dewo, Jumat (23/5/2025).

Sebagai langkah awal, DKPP Sumenep akan memfokuskan implementasi aplikasi ini pada komoditas cabai rawit merah. Komoditas ini akan menjadi pilot project dalam pelaksanaan lelang digital perdana melalui platform Silangtani.

Baca juga  MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Paket Manasik Umrah Mulai Rp165 Ribu per Peserta

“Kita mulai dari satu komoditas dulu sebagai uji coba sistem,” tambahnya.

Berbeda dari mekanisme lelang konvensional yang mengandalkan pertemuan tatap muka, Silangtani menghadirkan proses jual beli yang sepenuhnya digital.

Petani cukup mengunggah hasil panen melalui perwakilan yang disebut sebagai “titik kumpul”, yang berfungsi sebagai administrator dalam platform ini. Titik kumpul ini dapat berasal dari Gapoktan, Koperasi Tani, maupun Poktan.

Di sisi lain, para pedagang besar dapat langsung mengikuti proses lelang dan mengajukan penawaran secara daring. Skema ini dirancang untuk memangkas jalur distribusi yang panjang serta meminimalisir peran tengkulak yang sering kali merugikan petani.

Baca juga  Satgas PPKPT UNIBA Madura Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus

Aplikasi Silangtani merupakan inovasi lokal yang dikembangkan untuk menciptakan ekosistem perdagangan hasil pertanian yang transparan, efisien, dan menguntungkan, baik bagi petani maupun pembeli.

“Dengan sistem ini, kami ingin petani mendapatkan harga jual yang lebih baik dan kepastian pasar yang lebih jelas,” tutup Dewo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music
Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak

Berita Terbaru