Bappeda Sumenep Matangkan Rencana Pembangunan Daerah

- Penulis

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat Musrenbang RKPD 2026.(Foto: Dok. Warta9)

Suasana rapat Musrenbang RKPD 2026.(Foto: Dok. Warta9)

SUMENEP, WARTA9 – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 serta Forum Konsultasi Publik untuk menyusun rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Acara ini menjadi momentum penting dalam merancang kebijakan pembangunan yang selaras dengan aspirasi masyarakat serta merespons tantangan strategis daerah.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa forum ini merupakan wadah partisipatif bagi berbagai elemen masyarakat dalam memberikan masukan guna menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang dirumuskan benar-benar mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan warga sangat krusial untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).

Sebagai bagian dari proses perencanaan yang transparan dan inklusif, Bappeda Sumenep telah menerima 912 usulan masyarakat melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI, serta 933 usulan dari pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.

“Setiap usulan akan kami telaah secara komprehensif agar program yang dirancang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambah Arif Firmanto.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menekankan pentingnya forum ini dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan proses krusial dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai visi dan misi Kabupaten Sumenep,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk merancang program kerja yang konkret dan terukur.

“Setiap program harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak positif dan relevan dengan kebutuhan daerah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk berkolaborasi dalam menerjemahkan visi dan misi daerah ke dalam program-program yang lebih operasional.

“Perencanaan ini masih dalam tahap makro. Oleh karena itu, perlu dielaborasi lebih lanjut agar dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh
Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep
BGN Bekukan Sementara 16 SPPG di Sumenep, Penyaluran Dana Ikut Terancam
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif
Pemkab Sumenep Semarakkan Malam Takbiran Iduladha 1447 H, Bupati Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial
Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan
Pelatihan Paralegal di Unija, Pemkab Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa
Dorong Transaksi Aman, BPRS Bhakti Sumekar Gelar Literasi Keuangan Digital di Kalianget

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:02 WIB

Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:56 WIB

Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:06 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:30 WIB

Pemkab Sumenep Semarakkan Malam Takbiran Iduladha 1447 H, Bupati Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terbaru