Bappeda Sumenep Bangun Kolaborasi Lintas Sektor untuk Atasi Kemiskinan

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, WARTA9 – Dalam upaya menanggulangi kemiskinan di Sumenep, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, bersama tim dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, menggelar sosialisasi penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) 2025-2029.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 24 Januari 2025, di ruang rapat Trunojoyo, Kantor Bappeda Sumenep, ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan langsung dengan masalah kemiskinan.

Sejumlah OPD yang hadir antara lain Dinas Pendidikan, DPMD, Dinas Pertanian, Diskoperindag, Dinsos P3A, Dinas Perikanan, Dikes P2KB, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta berbagai lembaga terkait lainnya.

Baca juga  Ketua DPRD Sumenep Dukung Penuh Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi BSPS 2024

Dokumen RPKD sebagai Pedoman Strategis

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menjelaskan bahwa dokumen RPKD akan menjadi acuan utama dalam penanggulangan kemiskinan selama lima tahun mendatang.

“Dokumen ini tidak hanya menjadi landasan strategis, tetapi juga panduan untuk menangani kemiskinan secara sistematis, sinergis, dan lintas sektor,” ungkapnya.

Arif menambahkan bahwa penyusunan dokumen ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompleksitas permasalahan kemiskinan yang ada di Sumenep. Dokumen ini juga diharapkan mampu merumuskan strategi berbasis kebijakan yang melibatkan pemerintah pusat, sektor swasta, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Baca juga  Rektor UNIBA Madura Apresiasi Pelantikan Tiga Bupati Terpilih

Kolaborasi dan Data yang Akurat

Dalam penyusunan RPKD, Bappeda menggandeng tim ahli dari Universitas Brawijaya serta OPD terkait untuk memastikan pengumpulan data yang lebih terarah dan strategis. Pendekatan lintas sektor ini dianggap sangat penting guna menciptakan kebijakan yang komprehensif dan tepat sasaran.

“Koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar pelaksanaan RPKD dapat berjalan terpadu dan berkelanjutan,” jelas Arif.

Baca juga  KPU Sumenep Hadiri Rakor Finalisasi Pelaporan Infografis Pilkada 2024 di Malang

Prioritas Penanggulangan Kemiskinan

Arif memaparkan beberapa prioritas yang akan dijadikan fokus dalam dokumen RPKD, antara lain peningkatan produktivitas ekonomi, kualitas hidup layak, jaminan sosial, serta penataan ketenagakerjaan. Langkah awal yang akan diambil adalah verifikasi data yang akan digunakan untuk menentukan sasaran utama kebijakan penanggulangan kemiskinan.

“Data yang terverifikasi dengan baik menjadi kunci untuk menyusun strategi prioritas yang tepat dan terukur,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB