Sampang, warta9.co.id – Suasana penuh haru dan kebersamaan mewarnai Reuni Akbar Ikatan Alumni MA Mambaul Ulum Bata-Bata (IKAMAMUBA) 96/99 ke-IX yang dikemas dalam kegiatan “Temmo Kerrong dan Haul Masyayekh Bani Isbat”. Acara tersebut digelar di kediaman taretan Azis Mahmud di Karang Barat, Desa dan Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, pada Minggu (5/10/2025).
Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan khidmat dengan dihadiri 58 alumni dari berbagai daerah se-Indonesia. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan spiritual di antara para alumni.
Dalam sambutannya, Abuya Dr. Miftahul Arifin, selaku inisiator sekaligus deklarator IKAMAMUBA, mengenang awal mula berdirinya organisasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa IKAMAMUBA berdiri pada 30 September 2016 dengan restu langsung dari Alm. RKH Moh. Thohir AH., dan menjadi organisasi pioneer tingkat Madrasah Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.
“Semangat kebersamaan ini adalah warisan luhur dari para masyayekh. IKAMAMUBA bukan hanya wadah alumni, tetapi juga ruang untuk terus menebar manfaat dan kepedulian,” ujar Abuya Miftahul Arifin dalam sambutannya.
Menariknya, reuni kali ini juga diisi dengan doa bersama untuk kemerdekaan Palestina, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan alumni Bata-Bata terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Sementara itu, tuan rumah Azis Mahmud tampak terharu atas antusiasme para alumni yang datang dari berbagai penjuru Nusantara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran serta kekompakan para sahabat lama.
“Saya benar-benar terharu melihat semangat teman-teman semua. Mohon maaf bila ada kekurangan dalam penyambutan dan pelayanan. Semoga silaturahmi ini terus terjaga,” ungkapnya.
Menutup kegiatan, disepakati bahwa reuni IKAMAMUBA 96/99 ke-X tahun 2026 akan digelar di Kabupaten Jember, dengan Ust. H. Said dan Ust. Abdullah Sattar sebagai tuan rumah berikutnya.
Acara yang sarat makna ini bukan sekadar temu kangen, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa alumni Bata-Bata tetap solid, berjiwa sosial, dan terus menjaga nilai-nilai pesantren di tengah kehidupan masyarakat modern.








Comment