PMII Sumenep Nilai Pemkab Tidak Serius Tindak Pelanggaran Tata Niaga Tembakau

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, warta9.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menuai sorotan usai pelaksanaan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap sejumlah gudang tembakau sejak Senin (1/9/2025) hingga Rabu (3/9/2025).

Dari hasil Monev tersebut, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep menemukan adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pengusaha tembakau.

Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, Moh. Ramli mengungkapkan, masih ada pengusaha yang belum mengantongi izin pembelian tembakau. Selain itu, sejumlah gudang juga diketahui tidak mempublikasikan jadwal maupun harga pembelian.

“Pelanggarannya ada yang belum mengurus izin pembelian, juga ada gudang yang tidak mempublikasikan jadwal pembelian. Selain itu, ada pula gudang yang tidak mempublikasikan harga pembelian tembakau,” jelas Ramli, Rabu (3/9/2025).

Baca juga  Menengok Dugaan Kongkalikong Kasus KWh Meter di ULP PLN Sumenep

Ramli menegaskan, bahwa para pelanggar telah diberi sanksi administratif mulai dari teguran pertama hingga ketiga.

Jika tetap tidak mematuhi aturan, pemerintah akan menjatuhkan sanksi pencabutan izin bagi gudang yang memiliki izin resmi.

“Monev ini akan terus dilakukan sampai puncak masa panen tembakau di Sumenep,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, mengakui jumlah gudang yang sudah mengurus izin masih sangat sedikit.

Baca juga  Polisi Buru Sopir Bus Tewaskan Pelajar di Sumenep

“Hingga saat ini baru tujuh gudang yang sudah mengurus izin pembelian tembakau, sementara lainnya masih dalam proses pengajuan,” ujarnya.

Namun, langkah pemerintah daerah ini dinilai belum tegas oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumenep.

Ketua Cabang PMII Sumenep, Khairus Sholeh, melalui Sekretaris II Bidang Komunikasi Hubungan Antar Kelembagaan Organisasi, Ahyatul Karim menyebut, Pemkab Sumenep seperti bermain “kucing-kucingan” dengan pengusaha tembakau.

“Ada pengusaha yang tidak berizin, tidak mempublikasikan harga maupun jadwal pembelian, tapi pemerintah seolah membiarkan. Hal ini menimbulkan kecurigaan publik dan menurunkan kepercayaan terhadap integritas Bupati Sumenep,” tegas Karim.

Baca juga  RSUDMA Sumenep Hadirkan Layanan Telemedicine Selama Cuti Idul Fitri 2025

Menurutnya, persoalan ini dipicu oleh lambannya revisi Perda dan tidak jelasnya arah Peraturan Bupati (Perbup) terkait tata niaga tembakau.

“Sanksi dalam Perbup Nomor 30 Tahun 2024 hanya sebatas administratif, tidak ada ketegasan. Justru membuka ruang bagi pengusaha untuk bermain. Pemkab Sumenep terkesan cupu dan tidak berani bertindak tegas,” tambahnya.

Sebab itu, PMII Sumenep mendesak Pemkab agar segera melakukan revisi regulasi, memperkuat sanksi, dan bertindak nyata demi melindungi petani tembakau dari praktik nakal pengusaha.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB