Begini Respons Anggota DPRD Pamekasan Tentang Pelaksanaan Pilkades Serentak 2023

- Penulis

Jumat, 17 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, ( WARTA9 ) – Pelaksanaan pilkades serentak 15 desa di Pamekasan, Madura, Jawa Timur tahun ini masih belum menemukan titik terang. Sebab, pemerintah setempat masih mempertimbangkan banyak hal, termasuk anggarannya yang perlu dipersiapkan.

Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin mengatakan bapak bupati sudah berkomunikasi awal dengan forkopimda mengenai terkait dengan pelaksanaan pilkades tersebut. Namun hingga saat ini ia masih belum bisa memutuskan.

Baca juga  Diduga Paksa Pacar Berhubungan Badan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

“Pak bupati masih belum memutuskan apakah akan digelar tahun 2023 atau 2024 yang dilaksanakan secara serentak karena banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Tidak bisa ujug-ujug (tiba-tiba) meminta tahun ini dilaksanakan, karena anggarannya belum dipersiapkan. Kalau lah mungkin harus awal tahun, kalaulah mungkin dan dewan menyetujui,” terangnya.

Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Munaji Santoso mengatakan sebetulnya sekarang itu yang menjadi pertanyaan apakah pemerintah setempat itu berkomitmen untuk melaksanakan atau tidak tahun ini.

Baca juga  Dua Perempuan Hebat Ini Jadi Kunci Sukses dalam Karir Politik H Zainal Arifin

“Kalau Pemkab Pamekasan betul-betul komitmen untuk menggelar Pilkades tahun 2023 ini, kalau anggarannya itu kurang itu bisa ditambah di APBD perubahan,” jelas Munaji Santoso, Jum’at, 17 Februari 2023.

Jadi, kalau pak wabup mengatakan bahwa anggarannya tidak siap itu sangat keliru, karena yang membahas itu dewan, termasuk Komisi I juga terlibat dari pembahasan tersebut.

Baca juga  Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi MBG, Total Harta Capai Puluhan Miliar Rupiah

“Jadi jangan cari alasan lah artinya jadi kalau DPRD sebatas hanya mendorong dan menyepakati dengan apa yang disodorkan oleh eksekutif, anggarannya itu ada kalau mau ditambah, kita pastikan akan ditambah di APBD perubahan, asalkan pemerintah itu berkomitmen untuk menggelarnya,” tutupnya.

Reporter : JVN | Editor : Ratih

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB