PAMEKASAN, ( WARTA9 ) – Pelaksanaan pilkades serentak 15 desa di Pamekasan, Madura, Jawa Timur tahun ini masih belum menemukan titik terang. Sebab, pemerintah setempat masih mempertimbangkan banyak hal, termasuk anggarannya yang perlu dipersiapkan.
Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin mengatakan bapak bupati sudah berkomunikasi awal dengan forkopimda mengenai terkait dengan pelaksanaan pilkades tersebut. Namun hingga saat ini ia masih belum bisa memutuskan.
“Pak bupati masih belum memutuskan apakah akan digelar tahun 2023 atau 2024 yang dilaksanakan secara serentak karena banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Tidak bisa ujug-ujug (tiba-tiba) meminta tahun ini dilaksanakan, karena anggarannya belum dipersiapkan. Kalau lah mungkin harus awal tahun, kalaulah mungkin dan dewan menyetujui,” terangnya.
Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Munaji Santoso mengatakan sebetulnya sekarang itu yang menjadi pertanyaan apakah pemerintah setempat itu berkomitmen untuk melaksanakan atau tidak tahun ini.
“Kalau Pemkab Pamekasan betul-betul komitmen untuk menggelar Pilkades tahun 2023 ini, kalau anggarannya itu kurang itu bisa ditambah di APBD perubahan,” jelas Munaji Santoso, Jum’at, 17 Februari 2023.
Jadi, kalau pak wabup mengatakan bahwa anggarannya tidak siap itu sangat keliru, karena yang membahas itu dewan, termasuk Komisi I juga terlibat dari pembahasan tersebut.
“Jadi jangan cari alasan lah artinya jadi kalau DPRD sebatas hanya mendorong dan menyepakati dengan apa yang disodorkan oleh eksekutif, anggarannya itu ada kalau mau ditambah, kita pastikan akan ditambah di APBD perubahan, asalkan pemerintah itu berkomitmen untuk menggelarnya,” tutupnya.
Reporter : JVN | Editor : Ratih








Comment