Gus Yahya Kukuhkan PCNU Sumenep 2026–2031, Tegaskan NU Harus Jadi Kekuatan Pemersatu Umat

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (WARTA9) — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, secara resmi melantik jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep masa khidmat 2026–2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Kecamatan Gapura, Sabtu (16/5/2026).

Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dipadati ribuan warga nahdliyin dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. Kehadiran para kiai, tokoh masyarakat, badan otonom NU hingga santri menjadikan agenda itu sebagai momentum konsolidasi besar warga NU di ujung timur Pulau Madura.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan PBNU Nomor 104/PB.01/A.II.01.45/99/04/2026 tentang pengesahan susunan kepengurusan PCNU Sumenep oleh Sekretaris PWNU Jawa Timur, Muhammad Faqih.

Baca juga  Tiga Raperda ini, Akan Dibahas DPRD Sumenep

Suasana semakin khidmat saat dilakukan simbolisasi estafet kepemimpinan. Rais PBNU Abd A’la Basyir menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Ketua PCNU Sumenep terpilih, Md Widadi Rahim.

Sementara simbol amanah spiritual diberikan kepada Rais PCNU Sumenep terpilih, Washil Hasyim melalui pengalungan tasbih sebagai penanda tanggung jawab keagamaan dalam membimbing jam’iyah.

Dalam sambutannya, Gus Yahya menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama harus terus menjaga persatuan tidak hanya secara organisatoris, tetapi juga secara batiniah di antara seluruh warganya.

Ia mengajak seluruh nahdliyin kembali mengingat pesan luhur pendiri NU, Hasyim Asy’ari, tentang pentingnya membangun kebersamaan yang utuh demi menjaga kekuatan jam’iyah.

“Mari kita bersatu bukan hanya secara lahir, tetapi juga batin. Persatuan itu menjadi fondasi utama agar NU tetap kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Gus Yahya di hadapan ribuan jamaah.

Putra ulama kharismatik Rembang, Cholil Bisri itu juga memaparkan arah transformasi besar yang sedang dijalankan PBNU. Menurutnya, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus kepemimpinan PBNU saat ini, yakni pembenahan tata kelola organisasi, penguatan posisi strategis NU dalam kehidupan kebangsaan, serta memperluas kontribusi NU di level internasional.

Baca juga  Bappeda Sumenep Dorong Ketahanan Pangan hingga Wilayah Kepulauan

Ia menegaskan, NU tidak boleh sekadar menjadi pengikut arus perubahan global, melainkan harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan dunia.

“NU harus mampu menyumbangkan gagasan dan langkah strategis untuk membantu mencari jalan keluar dari persoalan umat manusia,” tegasnya.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan penyerahan keris pusaka khas Sumenep kepada Gus Yahya sebagai simbol penghormatan sekaligus amanah moral dalam memimpin Nahdlatul Ulama ke depan.

Baca juga  Jenazah Pria 65 Tahun Ditemukan di Sumur di Lenteng, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Momen tersebut disambut antusias ribuan warga NU yang hadir dan menjadi penanda kuatnya hubungan historis antara ulama, budaya, dan masyarakat Madura dalam menjaga marwah organisasi Nahdlatul Ulama.

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat
MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir
Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga
MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat
Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC
Hari Santri 2026, Fauzi Tekankan Ilmu, Akhlak, dan Kemandirian
SDN Soddara I Peringati Hari Santri, Tanamkan Nilai Perjuangan dan Akhlak
Dua Pria Diamankan dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Sabu di Sumenep
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, Siswa dan Guru SDN Soddara I Kompak Kenakan Baju Adat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tanam Mangrove, Perkuat Kepedulian terhadap Lingkungan Pesisir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Dari Malaysia ke Kangean Sumenep, Fauzi Jadikan BRILink Tumpuan Transaksi Warga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:25 WIB

MYZE Hotel Sumenep Gelar Couple Yoga, 100 Peserta Nikmati Olahraga Bareng Sahabat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan keterangan kepada awak media seusai apel Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Daerah

Bupati Fauzi Buka Suara soal Kematian Santri di RS BHC

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:05 WIB