Alasan Kuota BPJS Penuh, Puskesmas Ambunten Diduga Tolak Warga Berobat

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi hasil buatan AI

Foto: Ilustrasi hasil buatan AI

Sumenep, warta9.co.id – Seorang pasien diduga ditolak berobat oleh Puskesmas Ambunten, Sumenep, Jawa Timur, dengan alasan kuota BPJS sudah penuh meski kondisi pasien dilaporkan dalam keadaan lemah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/12/2025) dini hari. Keluarga pasien mengaku sudah datang ke Puskesmas Ambunten sekitar pukul 01.00 WIB, dengan harapan mendapatkan penanganan medis.

Namun, alih-alih diperiksa, pasien tidak bisa berobat karena kuota layanan BPJS di puskesmas tersebut disebut hanya 15 orang.

“Kami datang jam satu pagi, pasien sudah lemah. Tapi petugas bilang kuota BPJS sudah penuh. Pasien tidak diperiksa sama sekali, bahkan pemeriksaan awal pun tidak ada,” ujar salah satu anggota keluarga pasien, Hodri. Kepada Warta9.

Keluarga mengaku sangat kecewa dengan kebijakan tersebut. Menurut mereka, puskesmas seharusnya menjadi fasilitas kesehatan terdepan yang siap melayani masyarakat, terlebih dalam kondisi darurat.

“Kalau puskesmas saja menolak pasien yang sudah lemah, kami harus ke mana lagi? Ini sangat mengecewakan dan menyedihkan,” kata Hodri dengan nada kecewa.

Penolakan tersebut membuat pasien terpaksa pulang tanpa mendapatkan penanganan medis apa pun. Keluarga menilai alasan kuota BPJS tidak seharusnya menjadi penghalang untuk melakukan pemeriksaan awal, apalagi pada jam pelayanan malam.

Kasus ini memunculkan pertanyaan serius terkait akses layanan kesehatan dan implementasi kebijakan BPJS di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Ambunten maupun Dinas Kesehatan setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penolakan pasien tersebut.

Facebook Comments Box

Comment

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi MBG, Total Harta Capai Puluhan Miliar Rupiah
Audit Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Mengemuka, Pergantian Pimpinan BGN Disebut Bagian Evaluasi Menyeluruh
Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh
Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep
BGN Bekukan Sementara 16 SPPG di Sumenep, Penyaluran Dana Ikut Terancam
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif
Pemkab Sumenep Semarakkan Malam Takbiran Iduladha 1447 H, Bupati Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial
Dugaan Perselingkuhan ASN Guru di Pulau Ra’as Jadi Sorotan, Disdik Sumenep Didesak Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:19 WIB

Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya Jadi Tersangka Korupsi MBG, Total Harta Capai Puluhan Miliar Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:34 WIB

Audit Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Mengemuka, Pergantian Pimpinan BGN Disebut Bagian Evaluasi Menyeluruh

Senin, 1 Juni 2026 - 20:02 WIB

Valen DA7 Hipnotis Ribuan Penonton di Madura Fest 2026, Stadion GOR A. Yani Bergemuruh

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:56 WIB

Polri Hadir untuk Petani, Polsek Gapura Kawal Program Ketahanan Pangan di Sumenep

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:06 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Produk Tabungan Inovatif

Berita Terbaru