Pembahasan Raperda Keris Sumenep Terancam Molor, DPRD Tunggu Naskah Akademik dari UB

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, warta9.co.id – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keris di Kabupaten Sumenep berpotensi tertunda dari jadwal semula yang direncanakan pada pekan pertama Mei 2025.

Penyebabnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep masih menunggu kelengkapan naskah akademik (NA) dari tim penyusun Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Sumenep, Mulyadi, menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa melanjutkan pembahasan sebelum menerima naskah lengkap dan penjelasan dari pihak UB.

Baca juga  Dinsos P3A Sumenep Gelontorkan Rp 400 Juta untuk Bansos Disabilitas dan Lansia

“Kami ingin segera melanjutkan pembahasan. Saat RPJMD kemarin, saya sempat menanyakan kepada Pak Iksan, tapi beliau bilang belum ada kabar. Jadi, kami tunggu dulu informasi dari UB,” ujar Mulyadi saat ditemui di kantornya, Kamis (8/5/2025).

Sebagai Ketua Komisi IV, Mulyadi juga menekankan pentingnya penjelasan langsung dari tim penyusun UB terkait latar belakang pembuatan naskah akademik tersebut. Ia menilai, hal ini krusial agar pembahasan pasal demi pasal dapat berjalan secara mendalam dan tepat sasaran.

Baca juga  Anggaran Perawatan Traffic Light di Sumenep Capai Ratusan Juta

“Pastinya, kami perlu tahu alasan dan dasar akademik mereka dalam menyusun NA ini. Sampai sekarang belum ada penjelasan apapun yang kami terima,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mulyadi menjelaskan bahwa pembahasan akan diawali dengan membedah latar belakang naskah akademik sebelum masuk ke isi dan substansi pasal-pasal dalam Raperda.

Baca juga  UPI Sumenep Mantapkan Arah Globalisasi Pendidikan, Rektor Asmoni Tekankan Daya Saing Internasional

“Agenda awal kami adalah mengkaji latar belakangnya dulu, baru lanjut ke pembahasan tiap pasal dalam NA,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, membenarkan bahwa pihaknya juga masih menunggu kepastian jadwal dari tim UB.

“Masih menunggu jadwal dari UB,” kata Iksan singkat melalui pesan WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.warta9.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 Peserta Padati “Indoor Yoga: Flow to Glow MYZE”, MYZE Hotel Sumenep Dorong Gaya Hidup Sehat
KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen
Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri
HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat
MYZE Hotel Sumenep dan GREEBEL Semarakkan Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai Anak
Tiga Warga Diamankan Polsek Pasongsongan, Diduga Terlibat Pencurian Travo Perahu
“Suki in The Garden” MYZE Hotel Sumenep, Sensasi Kuliner Malam dengan Live Music

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:00 WIB

150 Peserta Padati “Indoor Yoga: Flow to Glow MYZE”, MYZE Hotel Sumenep Dorong Gaya Hidup Sehat

Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB

KKN Posko 30 Dorong Pesantren Lebih Hijau Lewat Program EcoGreen

Selasa, 8 September 2026 - 22:34 WIB

Kursus Bahasa Inggris hingga Malam, Santri PP Sumber Mas Didorong Lebih Percaya Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 11:09 WIB

HerbalCraft KKN Posko 30 Ajarkan Santri Guluk-Guluk Olah Kunyit Jadi Produk Bernilai

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Membership Jokotole Gym, Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat

Berita Terbaru